6 Cara Pemilihan Pembawa Baki Paskibraka Nasional, Ternyata Begini Caranya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembawa baki bendera pusaka Merah Putih selalu menjadi sorotan pada saat upacara kemerdekaan Indonesia. Cara pemilihan pembawa baki paskibraka nasional ini tidak bisa sembarangan.
Pelatih paskibraka akan melakukan seleksi yang cukup ketat. Mereka harus memiliki postur tubuh yang ideal, kedisiplinan tinggi, dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Oleh karena itu, pelatih akan memilih kandidat yang tepat.
Seleksi dan Cara Pemilihan Pembawa Baki Paskibraka Nasional
Dikutip dari laman paskibraka.bpip.go.id, terdapat empat tingkatan paskibra yaitu Paskibraka Kecamatan, Paskibraka Kota/Kabupaten, Paskibraka Provinsi, dan Paskibraka Nasional. Untuk menjadi anggota paskibraka, setiap siswa akan dipilih dan melewati seleksi yang ketat.
Salah satu incaran dalam paskibraka adalah pembawa baki. Cara pemilihan pembawa baki paskibraka nasional yaitu sebagai berikut:
1. Seleksi Berjenjang
Seleksi dimulai dari tingkat sekolah, kemudian kabupaten/kota, provinsi, hingga berlanjut ke tingkat nasional. Pada setiap tahapan, peserta diseleksi berdasarkan kriteria tertentu, termasuk fisik, mental, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan.
2. Penilaian Postur dan Kesehatan
Calon peserta harus memiliki postur tubuh yang ideal, tinggi badan proporsional, serta sehat secara jasmani dan rohani. Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dilakukan untuk memastikan peserta mampu menjalani pelatihan intensif.
3. Tes Kemampuan Fisik dan Kedisiplinan
Calon Paskibraka mengikuti serangkaian tes kebugaran fisik dan latihan baris-berbaris. Mereka juga dinilai dari segi kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepemimpinan.
4. Penilaian Sikap dan Mental
Tidak hanya fisik saja, tetapi kesiapan mental dan sikap sangatlah penting. Pembawa baki harus memiliki kepercayaan diri tinggi, dan bersikap tenang di hadapan publik.
5. Observasi Selama Pelatihan Nasional
Setelah terpilih sebagai Paskibraka nasional dan mengikuti pelatihan di Jakarta, para pelatih dan pembina terus mengamati para anggota untuk memilih siapa yang paling layak menjadi pembawa baki. Penilaian ini berdasarkan performa harian, sikap, tanggung jawab, dan konsistensi selama pelatihan.
6. Pemilihan Langsung oleh Tim Pelatih dan Pembina
Pembawa baki dipilih langsung oleh tim pelatih pusat yang terdiri dari unsur TNI, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), dan perwakilan instansi terkait.
Baca Juga: 3 Cara Menyimpan Foto di Google Drive dengan Mudah
Jadi, cara pemilihan pembawa baki paskibraka nasional yaitu dengan menilai mental, fisik, dan kesiapan masing-masing anggota. (Umi)
