7 Cara Bersyukur Menurut Ajaran Islam untuk Ketenangan Batin

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui cara bersyukur sesuai ajaran Islam, bermanfaat untuk ketenangan batin. Selain itu dengan mensyukuri nikmat Allah juga akan semakin menambah nikmat yang diperoleh dan menjauhkan azab-Nya.
Perlu diketahui, seperti yang dikutip dari buku Tetaplah Bersyukur!, Muhammad Qhadir, (2017:13), Raghib al-Isfahani, seorang pakar bahasa Al-Quran, mengungkapkan bahwa syukur mengandung gambaran tentang nikmat dan menampakkannya ke permukaan.
7 Cara Bersyukur Menurut Ajaran Islam
Berikut ini tujuh cara bersyukur menurut ajaran Islam yang bisa diterapkan saat mendapat nikmat ataupun saat mengalami penderitaan hidup.
1. Mengakui dalam Hati
Cara yang pertama yakni mengakui dari dalam hati, bahwa segala nikmat yang diterima di dunia ini merupakan pemberian dari Allah. Bahkan tidak ada daya upaya dari diri sedikitpun, kecuali dengan pertolongan-Nya.
Menerapkan sikap seperti ini akan jauh menenangkan hati, dekat dengan sifat tawakal, dan jauh dari kesombongan diri.
2. Ucapkan secara Lisan
Ucapkanlah syukur secara lisan, baik dengan mengucapkan hamdallah atau menyebut-nyebut segala pemberian Allah yang banyak. Contohnya dengan mengucapkan “Alhamdulillah, kesuksesan ini semua karena Allah.”
3. Manfaatkan Nikmat untuk Beribadah
Gunakanlah segala nikmat yang diberi oleh-Nya untuk melakukan amal kebaikan ataupun beribadah dengan baik dan benar. Saat diberi nikmat sehat manfaatkan sepenuhnya untuk kebaikan sebelum tiba waktu sakit.
Begitu juga dengan nikmat waktu luang dan kekayaan, jangan gunakan untuk hal yang membinasakan. Hendaknya dipergunakan untuk amal sholih dan sedekah untuk bekal akhirat.
4. Bersyukur dan Bersabar dalam Segala Keadaan
Apapun yang terjadi baik itu penderitaan ataupun kebahagiaan, hendaknya selalu disikapi dengan sabar dan syukur. Bersyukur dalam segala keadaan akan menjauhkan diri dari mengkufuri nikmat yang Allah beri sejak dulu, sedangkan orang yang kufur nikmat akan diancam dengan azab-Nya.
Hal tersebut seperti yang tercantum dalam Al-Quran QS.Ibrahim ayat 7 yang berbunyi : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
5. Bersyukur dengan Pemberian yang Sedikit
Apapun pemberian dari Allah baik itu banyak ataupun sedikit, hendaknya selalu mensyukurinya. Jangan sampai lupa bersyukur, atau merasa kurang dan menyia-nyiakan rezeki tersebut. Kurangnya rasa syukur bisa menyebabkan nikmat tersebut hilang perlahan atau dicabut oleh Allah tanpa disadari oleh diri.
6. Merasa Cukup atas Pemberian-Nya
Muslim yang baik, hendaknya selalu menanamkan sifat qana'ah atau merasa cukup atas pemberian Allah. Sifat ini akan menjauhkan diri dari sifat boros, tamak, iri, dengki, dan bergaya hidup mewah. Sifat qana'ah juga lebih menenangkan hati.
7. Melihat Ke Bawah dalam Urusan Dunia
Hendaknya dalam urusan dunia selalu melihat ke bawah pada orang yang lebih tidak mempunyai apa-apa agar diri selalu bersyukur. Sedangkan dalam kebaikan, urusan ibadah, atau akhirat, hendaknya selalu melihat orang-orang yang ada di atas, agar diri sendiri menjadi lebih semangat dalam beribadah dan tergerak beramal sholih.
Baca juga: Tata Cara Berwudhu yang Benar sesuai Sunnah
Dunia memang bukan tempat yang abadi, semuanya akan datang silih ganti. Akan ada masanya berjaya, akan ada masanya juga terpuruk. Beberapa cara bersyukur di atas tadi bisa diterapkan sehari-hari agar hati lebih tenang dalam menghadapi masa-masa sulit. (nov)
