Konten dari Pengguna

7 Cara Mengatasi Napas Grok-Grok pada Bayi 2 Bulan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengatasi Napas Grok-Grok pada Bayi 2 Bulan. Sumber: Taksh / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mengatasi Napas Grok-Grok pada Bayi 2 Bulan. Sumber: Taksh / Unsplash

Ketika napas bayi yang baru berusia 2 bulan terdengar berbunyi grok-grok, tak jarang ibu akan merasa khawatir. Untuk itulah perlu mengetahui beberapa cara mengatasi napas grok-grok pada bayi 2 bulan.

Mengutip buku A - Z Perawatan Bayi, Dr. Fransisca Handy. Spa, (2015:15), bunyi "grok-grok" pada bayi baru lahir saat menyusui dan saat malam hari disebabkan besar saluran napas dan fungsi pengaliran cairan (mucociliary clearance) pada saluran napas bayi belum dapat mengatasi cairan yang secara normal dihasilkan.

Bunyi ini umumnya akan menghilang seiring dengan bertambahnya usia bayi. Selama bayi aktif, menyusu dengan baik dan tidak ada tanda-tanda sesak napas (frekuensi napas < 60x per menit pada usia < 2 bulan dan < 50x per menit pada usia 2 -12 bulan) maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Cara Mengatasi Napas Grok-Grok pada Bayi

Cara Mengatasi Napas Grok-Grok pada Bayi 2 Bulan. Sumber: Intan Yuhanis/Unsplash

Meskipun bunyi grok-grok bukan tanda penyakit serius yang mengkhawatirkan, tapi ibu di rumah bisa melakukan beberapa cara agar mengurangi bunyi tersebut.

Berikut 7 cara mengatasi napas grok-grok pada bayi 2 bulan yang aman untuk dilakukan.

1. Menggunakan Humidifier

Pelembap udara atau humidifier dapat membantu menghidrasi udara, sehingga bisa meringankan napas bayi yang berbunyi grok-grok.

2. Menggunakan Aspirator hidung.

Jika hidung bayi mengeluarkan lendir, ibu di rumah bisa membantu mengeluarkannya dengan bantuan aspirator hidung atau penyedot ingus. Jangan lupa, lakukan dengan hati-hati dan perlahan-lahan.

3. Memberikan ASI

Usahakan untuk selalu memberikan air susu ibu (ASI) secara rutin karena cairan yang cukup dapat membantu melonggarkan lendir dan membersihkan saluran hidung bayi.

4. Menjemur Bayi

Rajin-rajinlah menjemur bayi di pagi hari kurang lebih selama 10-15 menit. Hal ini dapat membantu menghangatkan tubuh bayi dan mengurangi lendir di saluran pernapasannya.

5. Terapi Uap

Ibu bisa memberikan terapi uap dengan menyediakan air hangat atau uap hangat yang ditetesi minyak kayu putih atau minyak telon. Cara ini juga dapat membantu membersihkan dan menyegarkan hidung yang tersumbat.

6. Posisi Tidur Lebih Tinggi

Usahakan meletakkan kepala bayi lebih tinggi ketika tidur, misalnya dengan menggunakan bantal atau guling. Hal ini bisa mencegah lendir tidak naik ke atas sehingga tidak membuat hidung tersumbat.

7. Pijat dengan Lembut

Pijat dengan lembut dan perlahan pada pangkal hidung, dahi, pelipis, dan tulang pipi bayi. Cara terakhir ini juga dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kepala Bayi Peyang dan Penyebabnya

Semoga cara mengatasi napas grok-grok pada bayi 2 bulan tadi bisa membantu bayi bernapas lebih lega. Jika keadaan tersebut tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti demam, batuk, atau sesak napas, segera bawa bayi ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (nov)