Konten dari Pengguna

7 Cara Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai untuk Move On

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai untuk Move On. Foto: Pexels/RDNE Stock project.
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai untuk Move On. Foto: Pexels/RDNE Stock project.

Cara mengikhlaskan seseorang yang dicintai itu memang bukan perkara mudah. Apalagi jika sudah terikat cukup lama namun ingin bersiap untuk move on.

Dalam buku Social Psychology, Kenneth S. Bordens, Irwin A. Horowitz (2013:21), orang-orang yang telah merelakan atau mengikhlaskan sesuatu artinya sudah sembuh dari luka (bisa karena trauma patah hati atau kehilangan) yang dialami. Bila belum mampu mengikhlaskan, seseorang bahkan enggan untuk bercerita mengenai orang tersebut.

Cara Mengikhlaskan Seseorang agar Bisa Move On

Ilustrasi seseorang yang sulit mengikhlaskan orang yang dicintai. Foto: Pexels/RDNE Stock project.

Inilah beberapa usaha atau cara mengikhlaskan seseorang yang dicintai untuk move on yang dikutip dari mindbodygreen.com.

1. Pergi tanpa kontak jika bisa

Setelah perpisahan dikatakan dan dilakukan, melepaskan seseorang yang sebenarnya harus dilakukan. Dalam kebanyakan kasus, tidak melakukan kontak akan menjadi jalan tercepat dan tersehat menuju pemulihan.

Mungkin awalnya akan sulit, tapi berikan penjelasan pada mantan bila mungkin ada pekerjaan lain yang harus dilakukan sehingga akan sulit untuk membalas chatnya.

Bila sang mantan mencoba menghubungi pada hari libur atau hari ulang tahun, misalnya, balas seperlunya saja. Jangan berikan harapan padanya akan kembali.

2. Hubungkan kembali ke bagian lain dari kehidupan

Gunakan waktu yang ada setelah putus cinta atau berpisah sebagai kesempatan untuk fokus pada pemulihan diri. Cobalah berfokus pada kehidupan lain yang pernah ditinggalkan saat menjalin hubungan cinta.

Misalnya saja kembali berkumpul bersama sahabat, teman atau keluarga dekat. Menghabiskan akhir pekan bersama orang-orang ini juga akan menjadi quality time yang tidak ternilai harganya.

3. Lakukan hal yang menjadi hobi atau cari kesibukan baru

Selain menjalin hubungan dengan orang-orang terdekat, melakukan hobi yang pernah dilakukan juga bisa menjadi cara yang baik untuk mengikhlaskan seseorang untuk move on. Bila hobi lama dirasa sudah tidak relevan, temukan atau cari kesibukan baru lainnya.

4. Ingatkan diri: mengapa hubungan itu tidak berhasil.

Mengikhlaskan atau melepaskan seseorang adalah sebuah proses. Bila suatu ketika diri dan pikiran mulai meromantisasi masa lalu, ingatkan kembali alasan putus atau berpisah. Jangan biarkan hal-hal romantis saja yang ada dipikiran saat ini terjadi.

5. Lakukan banyak perawatan diri.

Fokus pada diri sendiri juga bisa jadi cara penyembuhan dan juga mengikhlaskan seseorang yang bisa dilakukan. Cari kegembiraan lain dalam melakukan sesuatu tanpa pasangan, seperti bertemu dengan teman dekat, meditasi, atau terapi bisa menjadi cara fokus pada diri.

Lakukan apa yang dibutuhkan untuk memelihara jiwa saat memproses perpisahan dan bisa juga memulai perjalanan untuk mengatasinya.

6. Ketahuilah bahwa Anda layak untuk dicintai.

Menurut psikoterapis dan pakar hubungan Ken Page, mengingatkan diri sendiri tentang harga diri, mengakui bahwa diri ini layak mendapatkan cinta yang diinginkan, sangatlah penting saat mengikhlaskan seseorang.

Tidak benar bila saat patah hati atau putus cinta, seseorang akan berhenti untuk dicintai. Keluarga dan teman dekat dapat memperlihatkan cinta itu dalam bentuk yang beragam. Self love juga pantas didapatkan pada saat ini.

7. Bicarakan pada orang yang dapat dipercaya.

Bila sudah pada titik yang sangat sulit, menemukan orang yang bisa diajak berbicara mengenai masalah yang dihadapi bisa jadi penyembuhan dan cara mengikhlaskan seseorang yang dicintai. Orang itu haruslah seseorang yang benar-benar dapat dipercaya.

Bila tidak juga menemukan orang yang tepat untuk bercerita, pergilah dan minta bantuan ke psikiater untuk mendapatkan terapi dari profesional. Dengan berinteraksi dengan psikiater, akan lebih pasti menemukan cara tepat menghadapi perpisahan.

Baca juga: 7 Cara Menguatkan Mental agar Tahan Banting

Cara mengikhlaskan seseorang yang dicintai untuk move on di atas tidaklah harus dilakukan sesegera mungkin. Setiap orang memiliki waktu penyembuhan yang berbeda-beda atas apa yang dialami. Tidak mengapa bila itu butuh waktu bulanan bahkan beberapa tahun.

Dengan memahami cara mengikhlaskan seseorang yang dicintai untuk move on, diharapkan orang-orang yang mengalami perpisahan atau patah hati mampu menghadapi dengan baik. Bagikan juga tulisan ini ke orang terdekat agar dapat memberikan energi positif. (Fitri A)