Konten dari Pengguna

8 Cara Mengatasi Pusing dan Mual saat Mabuk Perjalanan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mengatasi Pusing dan Mual saat Mabuk Perjalanan. Pexels/Tobi.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengatasi Pusing dan Mual saat Mabuk Perjalanan. Pexels/Tobi.

Saat melakukan perjalanan, tidak jarang seseorang mengalami mabuk. Mabuk perjalanan bisa berupa pusing dan mual. Ketahui cara mengatasi pusing dan mual saat mabuk perjalanan sehingga perjalanan dapat terasa lebih nyaman.

Dua gejala yang timbul saat melakukan perjalanan yakni biasanya kepala terasa pusing dan juga kondisi perut yang mual. Kondisi seperti ini harus ditangani agar penderita mabuk perjalanan dapat merasa nyaman.

Cara Mengatasi Pusing dan Mual saat Mabuk Perjalanan

Ilustrasi Cara Mengatasi Pusing dan Mual saat Mabuk Perjalanan. Pexels/Mike Marchetti.

Cara mengatasi pusing dan mual saat mabuk perjalanan dapat dilakukan mulai dari mengatur posisi duduk, menyiapkan wewangian aromaterapi, hingga mengonsumsi obat pereda mabuk perjalanan.

Berikut ini cara mengurangi dan mengatasi pusing serta mual ketika mabuk perjalanan melanda. Cara ini dikutip dari yankes.kemkes.go.id.

1. Atur Posisi Duduk

Mabuk perjalanan bisa terasa lebih parah atau mudah kambuh ketika penderitanya duduk menghadap belakang atau samping dari lajunya kendaraan. Oleh karena itu, cobalah ubah posisi duduk ketika di dalam kendaraan.

2. Hindari Makan Terlalu Kenyang Sebelum Bepergian

Mengisi perut sebelum melakukan perjalanan memang sangat perlu, tetapi jangan sampai berlebihan karena guncangan dari kendaraan juga bisa menyebabkan mual dan pusing. Maka dari itu, batasilah konsumsi makanan sebelum melakukan perjalanan.

3. Sediakan Aromaterapi

Aromaterapi atau minyak angin juga bisa membantu mengurangi rasa mual dan tidak nyaman karena mabuk perjalanan. Aroma tersebut bisa didapatkan dari minyak esensial tertentu, seperti minyak kayu putih, lavender, lemon, atau rempah-rempah, termasuk adas dan kapulaga.

Baca juga: Tata Cara Naik Pesawat untuk Pemula

4. Konsumsi Makanan Ringan atau Permen

Meskipun dinamakan makanan ringan, makanan tersebut memiliki dampak yang cukup besar untuk meminimalkan terjadinya rasa pusing dan mual saat di perjalanan. Jadi, pastikan untuk selalu menyediakan makanan ringan untuk dibawa menjadi teman saat di perjalanan.

Makanan ringan atau snack seperti keripik, makanan manis, buah-buahan ataupun permen dengan rasa mint bisa untuk mencegah dan mengurangi perasaan mual.

5. Istirahat yang Cukup Sebelum Bepergian

Melakukan perjalanan dengan kendaraan apalagi yang memakan waktu lama memerlukan kondisi tubuh yang fit. Oleh karena itu, sebelum bepergian pastikan di hari sebelumnya sudah beristirahat dengan cukup.

Apabila waktu istirahat terasa kurang maka hal tersebut akan berpotensi besar menyebabkan pusing dan rasa mual ketika sedang diperjalanan.

6. Hindari Membaca Buku atau Bermain Ponsel

Merasakan perjalanan yang memakan waktu, tentu membuat ingin menghabiskan waktu dengan membaca buku atau bermain handphone. Namun kedua kegiatan itu dapat menimbulkan rasa pusing atau mual.

Hal itu menyebabkan ketidakselarasan antara telinga dan mata. Ketika mata terfokus pada satu titik, tubuh berusaha untuk menyeimbangkan posisi karena adanya guncangan saat di dalam perjalanan. Saat itulah rasa mual atau pusing akan muncul.

7. Mencari udara segar

Perjalanan yang jauh dan lama kerap membuat terasa bosan. Untuk mengatasinya, saat melakukan perjalanan juga bisa mencari udara segar. Cobalah untuk membuka sedikit jendela agar dapat menghirup udara dari luar. Ini juga membantu mengurangi rasa mual dan pusing.

8. Minum obat mabuk perjalanan

Bila dirasa tubuh tidak mampu melakukan perjalanan, disarankan untuk mengonsumsi obat anti mabuk perjalanan satu hingga dua jam sebelum perjalanan. Konsumsi obat ini juga bisa dilakukan sebelum atau setelah gejala muncul.

Obat mencegah mabuk perjalanan yang biasanya diresepkan dokter adalah domperidone, metoclopramide, atau ondansetron.

Namun, perlu diingat bahwa sebagian obat mencegah mabuk perjalanan memiliki efek samping yang menyebabkan rasa kantuk. Sehingga, hindari mengkonsumsi obat mencegah mabuk perjalanan bila harus mengemudikan kendaraan.

Dengan melakukan delapan cara mengatasi pusing dan mual saat mabuk perjalanan di atas, penderita mabuk perjalanan dapat mengatasi perasaan tidak enak. Hal itu juga dapat membuat perjalanan lebih nyaman. (Fitri A)