Konten dari Pengguna

9 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi untuk Orang Tua

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi   Sumber Unsplash/Tim Mossholder
zoom-in-whitePerbesar
Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi Sumber Unsplash/Tim Mossholder

Cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi perlu diketahui orang tua. Hal ini untuk mencegah anak mengalami trauma secara psikologis.

Perlakuan orang tua berperan penting dalam membentuk mental anak. Berdasarkan buku Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak, John Gottman (2020:5), kehidupan keluarga adalah sekolah pertama untuk mempelajari emosi yang memengaruhi mental anak.

Mengetahui 9 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi

Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi Sumber Unsplash/Kelli McClintock

Anak yang sering dimarahi dapat mengalami depresi dan gangguan perilaku saat dewasa. Sembilan cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi adalah sebagai berikut.

1. Minta Maaf

Orang tua tidak perlu ragu untuk minta maaf dan mengakui kesalahannya. Anak yang menyadari bahwa setiap manusia dapat melakukan kesalahan, maka kelak bisa menyembuhkan luka di hatinya.

2. Ekspresikan Perasaan

Bebaskan anak untuk dapat mengekspresikan perasaannya. Sikap ini akan membuat emosi anak lebih stabil dan dapat membantu dalam memperbaiki mentalnya.

3. Kasih Sayang

Orang tua perlu untuk selalu menunjukkan kasih sayang pada anak. Beri anak kontak fisik, seperti pelukan dan kecupan, sebagai ungkapan rasa cinta.

4. Komunikasi

Tingkatkan kualitas komunikasi antara anak dengan orang tua. Komunikasi yang baik akan memperkuat hubungan ikatan dalam keluarga.

5. Karakter

Pahami karakter anak agar dapat menentukan strategi untuk memperbaiki mental anak. Tujuan memahami karakter anak, yaitu dapat mengambil sikap yang tepat dalam mengasuh dan mendidiknya.

6. Waktu

Orang tua dapat memberi waktu khusus yang sangat dibutuhkan oleh anak. Kehadiran orang tua sangat berharga, bahkan nilainya melebihi segala jenis mainan atau hiburan untuk anak.

7. Kenyamanan

Orang tua dapat menciptakan kondisi kenyamanan dengan memposisikan diri sebagai teman untuk anak. Tujuannya agar orang tua dapat mudah memahami dunia anaknya.

8. Disiplin

Orang tua harus mempertahankan disiplin dengan bersikap tegas, namun bukan berarti keras. Saat anak melakukan kesalahan, orang tua dapat memberikan pemahaman dan memberi hukuman yang mendidik.

9. Jangan Mengulang Kesalahan

Orang tua harus berusaha agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Belajarlah mengendalikan diri sebagai orang tua yang lebih baik.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Orang Tua yang Pilih Kasih Menurut Islam Terhadap Anak-anaknya

Cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi, yaitu dengan tekad orang tua untuk belajar mengendalikan diri. Dengan demikian, orang tua tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama dalam mendidik anak. (DK)