Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Menghitung Kehamilan dari Terakhir Haid? Cari Tahu di Sini

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Cara Menghitung Kehamilan, Foto: Juan Encalada / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Cara Menghitung Kehamilan, Foto: Juan Encalada / Unsplash

Tidak semua orang paham dengan bagaimana cara menghitung kehamilan. Bahkan banyak yang berpikir cara untuk menghitung kehamilan dari mulai terakhir haid lumayan sulit untuk dilakukan.

Beberapa cara yang dapat dilakukan yakni dengan menggunakan rumus Naegele. Seperti yang dikutip dari buku Wonderpa - Indahnya Pendampingan, C. Trihendradi Indarto, (2010:11), rumus ini dapat memperkirakan tanggal kelahiran anak dengan berpedoman pada siklus haid.

Bagaimana Cara Menghitung Kehamilan dengan Siklus Haid?

Ilustrasi Bagaimana Cara Menghitung Kehamilan. Foto: Anastasiia Chepinska / Unsplash

Bagaimana cara menghitung kehamilan dengan "rumus Naegele"? Di bawah ini langkah-langkahnya:

  1. Tentukan tanggal pertama dari haid terakhir. Ini adalah hari pertama dari siklus menstruasi.

  2. Tambahkan 7 hari ke tanggal tersebut.

  3. Kurangi 3 bulan dari bulan yang sesuai.

  4. Tambahkan 1 tahun ke tahun yang sesuai.

  5. Misalnya, jika tanggal pertama haid terakhir adalah 1 Januari 2023, maka langkah-langkah perhitungannya adalah sebagai berikut:

  6. Tanggal pertama haid terakhir: 1 Januari 2023.

  7. Tambahkan 7 hari: 1 Januari 2023 + 7 hari = 8 Januari 2023.

  8. Kurangi 3 bulan: 8 Januari 2023 - 3 bulan = 8 Oktober 2022.

  9. Tambahkan 1 tahun: 8 Oktober 2022 + 1 tahun = 8 Oktober 2023.

  10. Jadi, berdasarkan rumus Naegele, perkiraan tanggal kelahiran adalah 8 Oktober 2023.

Atau bisa mencoba dengan metode hitungan kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir (Last Menstrual Period/LMP). Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Tentukan tanggal pertama dari haid terakhir. Ini adalah hari pertama siklus menstruasi yang terakhir.

  2. Hitung mundur 3 bulan dari tanggal tersebut. Misalnya, jika hari pertama haid terakhir adalah 1 Januari, kurangi 3 bulan, sehingga akan didapatkan tanggal 1 Oktober.

  3. Tambahkan 7 hari ke tanggal yang dihasilkan pada langkah sebelumnya. Dalam contoh ini, tanggal yang dihasilkan adalah 1 Oktober, jadi tambahkan 7 hari menjadi 8 Oktober.

  4. Tanggal yang dihasilkan adalah perkiraan tanggal dimulainya minggu pertama kehamilan. Dari sini dapat menghitung usia kehamilan dengan memperhitungkan berapa banyak minggu yang telah berlalu sejak tanggal tersebut.

Baca juga: Cara Menggendong Bayi 3 Bulan dengan Metode TICKS

Jika ingin mendapatkan perkiraan yang lebih akurat atau memiliki kekhawatiran khusus mengenai kehamilan, disarankan para calon ibu berkonsultasi dengan dokter kandungan atau profesional medis lainnya mengenai bagaimana cara menghitung kehamilan yang tepat dan benar. (nov)