Bagaimana Cara Menghitung Panjang Pendeknya Bunyi? Ini Langkah-langkahnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam memahami sifat dan karakteristik bunyi, penting untuk mengenal panjang gelombang atau panjang pendeknya bunyi. Bagaimana cara menghitung panjang pendeknya bunyi menjadi menjadi pertanyaan yang sering muncul.
Dikutip dari buku Bunyi dan Getaran, Gerard Cheshire (2011), bunyi adalah suatu getaran yang menyebar melalui medium seperti udara atau air. Menghitung panjang pendeknya bunyi adalah langkah awal menganalisis gelombang suara.
Bagaimana Cara Menghitung Panjang Pendeknya Bunyi?
Istilah panjang gelombang lebih umum digunakan untuk menggambarkan panjang pendeknya bunyi. Berikut adalah langkah bagaimana cara menghitung panjang pendeknya bunyi atau panjang gelombang bunyi.
1. Menentukan Frekuensi Bunyi
Langkah pertama adalah menentukan frekuensi bunyi. Frekuensi diukur dalam Hertz (Hz) dan menunjukkan berapa kali getaran terjadi dalam satu detik. Misalnya, jika bunyi dengan frekuensi 440 Hz berarti 440 getaran dalam satu detik.
2. Menggunakan Rumus Panjang Gelombang
Bagaimana cara menghitung panjang pendeknya bunyi setelah mendapatkan frekuensi adalah menggunakan rumus panjang gelombang. Panjang gelombang mengukur jarak antara dua titik identik pada gelombang.
Panjang gelombang adalah jarak antara dua titik yang sama pada dua gelombang yang berdekatan, seperti panjang antara dua puncak atau dua lembah. Panjang gelombang biasanya dinyatakan dalam satuan meter (m).
Rumus panjang gelombang (λ) = kecepatan bunyi (v) / frekuensi (f).
Kecepatan bunyi merupakan konstanta yang menunjukkan seberapa cepat gelombang suara merambat. Kecepatan bunyi di suhu kamar sekitar 343 meter per detik (m/s).
3. Memasukkan Nilai ke Rumus Panjang Gelombang
Langkah terakhir menghitung panjang pendeknya bunyi yaitu memasukkan nilai-nilai tersebut ke dalam rumus. Hasil dari perhitungan akan memberikan panjang pendeknya bunyi dalam satuan meter (m).
Sebagai contoh, akan dilakukan perhitungan panjang gelombang (λ) jika kecepatan bunyi (v) adalah 343 m/detik dan frekuensi (f) adalah 440 Hz. Maka, panjang gelombangnya (λ) = 343/440 = 0,78 m.
Dengan menentukan frekuensi bunyi dan menggunakan rumus panjang gelombang, maka dapat dicari panjang pendeknya bunyi tersebut. Ini adalah langkah penting untuk lebih memahami fenomena suara di sekitar.
Apabila ingin memahami bagaimana cara menghitung panjang pendeknya bunyi, dapat dimulai dengan menentukan frekuensi dan menerapkan rumus panjang gelombang. Dengan begitu, akan lebih mendalami karakteristik bunyi.(aww)
Baca Juga: 5 Cara Menyanyi dengan Teknik Vokal Artikulasi agar Pengucapan Jelas
