Cara Baca Resistor dan Contoh Perhitungannya untuk Panduan Pelajar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Resistor berfungsi untuk memberikan hambatan agar komponen elektronik yang diberi tegangan tidak dialiri dengan arus yang besar. la juga dapat digunakan sebagai pembagi tegangan. Lalu bagaimana cara baca resistor yang benar untuk panduan pelajar?
Mengutip buku Tehnik Reparasi PC & Monitor, Widodo Budiharto, (2005:46), resistor adalah komponen elektrik yang berfungsi untuk memberikan hambatan terhadap aliran arus listrik. Sedangkan cara membaca resistor yakni dengan kode warna dan angka.
Tata Cara Baca Resistor dan Contohnya dalam Komponen Elektronik
Pada perangkat seperti radio dan amplifier yang model lama, umumnya sering dijumpai pengatur volume atau nada yang menggunakan tombol serta dapat diputar. Tombol itulah salah satu contoh resistor variabel atau resistor yang dapat diubah-ubah nilainya.
Mengenai bagaimana cara baca resistor, di bawah ini penjelasan lengkapnya.
1. Cara Membaca dengan Kode Warna
Resistor axial/radial memiliki 4 atau 5 gelang warna yang melingkar pada tubuh resistor. Gelang pertama dan kedua menunjukkan digit pertama dan kedua dari nilai resistor. Gelang ketiga menunjukkan faktor pengali, sedangkan gelang keempat (jika ada) menunjukkan toleransi nilai resistor.
Warna pita resistor memiliki nilai numerik tertentu dan setiap warna mewakili angka sebagai berikut:
Hitam: 0
Cokelat: 1
Merah: 2
Oranye: 3
Kuning: 4
Hijau: 5
Biru: 6
Ungu: 7
Abu-abu: 8
Putih: 9
Emas (±5% toleransi) - untuk resistor 4-pita
Contoh: Jika resistor memiliki gelang warna cokelat, merah, hitam, dan emas, maka nilai resistornya yakni:
Digit pertama: 1
Digit kedua: 2
Faktor pengali: 10^0 = 1
Toleransi: ±5%
Sehingga nilai resistornya adalah 12 Ω ±5%
2. Cara Membaca Resistor dengan Kode Angka
Resistor chip memiliki tiga digit angka yang menunjukkan nilai resistornya. Digit pertama dan kedua menunjukkan digit pertama dan kedua dari nilai resistornya, sedangkan digit ketiga menunjukkan faktor pengalinya.
Contoh: Jika resistor chip memiliki kode angka "473", maka nilai resistornya yakni:
Digit pertama: 4
Digit kedua: 7
Faktor pengali: 10^3 = 1000
Sehingga nilai resistornya = 47 kΩ
Baca juga: Cara Menggunakan Dongle Wi-Fi ke TV Pintar tanpa Set Top Box
Itulah tadi informasi mengenai pengertian, cara baca resistor, lengkap dengan contohnya untuk panduan para pelajar dalam mempelajari komponen elektronik. Perlu diingat bahwa ada varian resistor lain dengan kode warna yang bisa jadi berbeda tergantung pada jenis resistor dan nilai resistansinya. (nov)
