Cara Buat Daftar Pustaka yang Benar dari Berbagai Sumber

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara buat daftar pustaka yang benar dari berbagai sumber wajib dipahami dengan baik. Daftar pustaka berperan penting dalam dunia kepenulisan sebagai detail informasi rujukan yang dituangkan penulis dalam karyanya.
Mengutip dari website resmi keperawatan.unri.ac.id, daftar pustaka adalah daftar bacaan yang memperkaya tulisan sehingga tetap dicantumkan penulis dengan atau tanpa dirujuk langsung di dalam teks. Daftar pustaka memuat seluruh daftar bacaan sang penulis.
Pada dasarnya, daftar pustaka berasal dari berbagai sumber. Diantaranya adalah buku, riset, jurnal, website, dan lain sebagainya. Berbagai sumber tersebut memiliki cara penulisan yang berbeda. Sehingga penting bagi penulis tahu cara menulis daftar pustaka.
Cara Buat Daftar Pustaka yang Benar
Cara buat daftar pustaka tidak bisa dilakukan secara asal, terdapat beberapa aturan yang harus diterapkan seorang penulis saat menulis daftar pustaka.
Daftar pustaka memiliki fungsi agar pembaca dapat mempercayai bahwa apa yang ditulis adalah benar dan valid. Berikut adalah cara buat daftar pustaka yang benar sesuai aturan yang berlaku:
1. Nama Penulis
Yang harus dicantumkan di bagian paling awal adalah nama penulis. Penulisannya dimulai dari nama belakang, lalu koma, dan dilanjutkan dengan nama depan, serta terakhir nama tengah penulis (jika ada).
2. Tahun Terbit
Bagian selanjutnya setelah nama penulis adalah tahun tulisan tersebut diterbitkan. Tahun terbit sebuah buku dapat dilihat pada halaman awal setelah halaman judul.
Sedangkan untuk tahun terbit sebuah jurnal dan makalah umumnya terletak pada header yang berada di bagian atas.
3. Judul Buku atau Artikel Rujukan
Format selanjutnya adalah mencantumkan judul buku atau artikel yang dijadikan sebagai rujukan. Pastikan judul ditulis secara lengkap sesuai dengan sumber acuan, baik berupa buku, artikel, jurnal, makalah, ataupun sumber-sumber yang lain.
4. Nama Penerbit
Jangan sampai melupakan nama pihak yang telah menerbitkan tulisan rujukan. Nama penerbit buku biasanya tercantum pada halaman sampul depan, belakang, maupun di halaman yang sama dengan informasi terkait tahun terbit.
Apabila sumber yang digunakan adalah artikel jurnal, maka tuliskan nama jurnal yang memuat artikel tersebut.
5. Tempat Terbit /Keterangan Terbitan
Bagian terakhir yang harus dicantumkan adalah keterangan penerbitan berupa tempat terbit atau keterangan lainnya.
Jika sumber yang digunakan adalah artikel jurnal atau makalah, maka keterangan penerbitan bisa berupa nomor terbit dan volume tulisan yang ada pada header.
Contoh Penulisan Daftar Pustaka
Daftar pustaka dari artikel jurnal : Hayati, Nur.2020. Manajemen Pemasaran. Jurnal Poetika, l(2), 50-53. https://doi.org/10.22146/poetika.v1i2.10390
Daftar pustaka dari buku: Hanafi, Ahmad. 2019. Digital Marketing. Bandung: Pustaka Abadi.
Daftar pustaka dari website media online: Carey, B. (2019, 22 Maret). Can we get better at forgetting? The New York Times. https://www.nytimes.com/2019/03/22/health/memory-forgetting-psychology.html
Demikian cara menulis daftar pustaka dengan benar sesuai aturan yang berlaku. Sudah saatnya memerhatikan cara penulisan daftar pustaka agar tidak terjadi kekeliruan. (Nisa)
Baca juga: 4 Cara Merapikan Daftar Pustaka Penelitian di Microsoft Word
