Cara Export CapCut agar Tidak Pecah saat Diunggah ke Medsos

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

CapCut merupakan aplikasi untuk edit video yang banyak digunakan pengguna media sosial atau medsos. Akan tetapi, banyak yang mengeluhkan hasil export-nya kurang bagus. Maka dari itu, cara export CapCut agar tidak pecah perlu diketahui.
Pasalnya, dengan hasil export yang tidak pecah, akan membuat tampilan lebih tajam dan profesional. Dengan begitu, membuat pengguna medsos lebih tertarik untuk menontonnya.
Cara Export CapCut agar Tidak Pecah di Medsos
Dikutip dari buku Seni Editing Video Dengan CapCut: Teknik Kreatif untuk Konten yang Viral, Suminar Pujowati dan M. Farel Haidar (2025), CapCut adalah aplikasi editing video yang dikembangkan oleh Bytedance sebagai anak perusahaan TikTok.
Aplikasi ini menjadi populer karena kemudahan penggunaan dan fitur canggih dalam mendukung kebutuhan konten kreator. Selain itu, antarmuka yang ramah pengguna memungkinkan pemula untuk mengedit video secara profesional tanpa pengalaman teknis mendalam.
Salah satu keunggulan utama CapCut adalah kemampuannya dalam menyediakan template editing otomatis. Pengguna cukup memilih template yang diinginkan, lalu mengunggah video atau foto untuk menghasilkan konten siap pakai dalam hitungan detik.
Fitur ini sangat membantu bagi mereka yang ingin membuat konten berkualitas tanpa harus mengedit secara manual. Selain itu, CapCut juga memiliki berbagai efek visual dan filter yang dapat disesuaikan untuk memberikan sentuhan kreatif pada video.
Dengan teknologi Al yang semakin canggih, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menghasilkan konten yang lebih menarik dengan usaha yang minimal.
Meski begitu, banyak yang mengeluhkan hasil export video yang telah diedit di CapCut pecah-pecah, terutama saat ketika diunggah di medsos. Ternyata, terdapat cara export CapCut agar tidak pecah, yakni:
1. Gunakan Resolusi Tinggi
Resolusi adalah banyaknya pixel atau titik dalam suatu gambar atau video. Artinya, semakin besar resolusi yang dipilih maka semakin banyak titik yang dihasilkan dari suatu video.
Maka dari itu, pilihan resolusi yang tinggi minimal 1080p. Hal ini dikarenakan sebagian besar gawai menggunakan resolusi tersebut. Akan tetapi, jika tidak masalah dengan besarnya kapasitas data yang dihasilkan, bisa memiliki 2K atau 4K.
2. Frame Rate
Frame rate atau yang dikenal dengan Frames Per Second (FPS) adalah seberapa banyak gambar yang dihasilkan dalam satu detik. Pasalnya, video berasal dari beberapa gambar yang bergerak.
Semakin besar frame rate yang dihasilkan, maka video akan semakin halus. Namun, untuk video, pada umumnya biasa menggunakan frame rate 24 atau 30.
3. Bitrate
Bitrate adalah jumlah data yang ditransfer atau diproses per satuan waktu atau dalam per detik. Dalam konteks video, bitrate menentukan kualitas dan besaran file. Artinya, semakin besar bitrate yang dipilih, maka kualitas video semakin bagus.
Akan tetapi, dampaknya file yang export yang dihasilkan semakin besar. Sehingga membutuhkan kuota dan kecepatan internet tinggi saat mengunggahnya ke medsos. Maka dari itu, sebelum export video di CapCut, ubah Bit rate dari "recomended" menjadi "higher".
Baca Juga: Mudah Dilakukan, Ini 3 Cara Menghilangkan Logo CapCut
Sekarang sudah tahu cara export CapCut agar tidak pecah, bukan? Meski begitu, dampak dari cara di atas adalah file yang dihasilkan semakin besar. Namun, dengan file besar tersebut, memuat data yang banyak dan hasilnya video tidak pecah. (MZM)
