Cara Jamak Maghrib Isya yang Penting Diketahui oleh Umat Muslim

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat fardu adalah ibadah yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat Muslim di dunia. Namun apabila sedang dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk salat tepat waktu, ada cara jamak Maghrib Isya yang penting untuk diketahui oleh umat Muslim.
Salat jamak adalah salat menggabungkan dua salat fardu (wajib) menjadi satu waktu. Salat jamak ini dibolehkan dalam Islam, terutama bagi yang sedang dalam perjalanan (musafir) atau memiliki udzur (keterangan) syar'i.
Inilah Cara Jamak Maghrib Isya yang Penting Diketahui oleh Umat Muslim
Mengutip laman resmi Kementerian Agama (https://kemenag.go.id/) Bagi umat Muslim yang melakukan perjalanan jauh (minimal 82 km) ada rukhsah atau dispensasi dalam hal ibadah salat, yaitu jamak.
Salat jamak adalah melaksanakan dua salat fardu dalam satu waktu. Salat yang boleh dijamak adalah salat Zuhur dengan Asar dan Magrib dengan Isya.
Salat jamak ada 2 macam: (1) jamak taqdim, yaitu melakukan salat Zuhur dan Asar di waktu Zuhur atau melakukan salat Maghrib dan Isya di waktu Maghrib. (2) jamak ta’khir yaitu melakukan salat Zuhur dan Asar di waktu salat Asar atau melakukan salat Maghrib dan Isya di waktu Isya.
Bagi umat Muslim yang akan melakukan jamak pada salat fardu Maghrib dan Isya, cara jamak Maghrib Isya yang penting diketahui oleh umat muslim adalah sebagai berikut:
1. Jamak Taqdim
Syarat melaksanakan shalat jamak taqdim Maghrib Isya ada 4 (empat), yaitu:
1. Tertib
Maksud tertib di sini adalah mendahulukan salat pertama daripada yang kedua. Dalam hal ini adalah mendahulukan salat Maghrib daripada Isya.
2. Niat
Niat jamak salat di salat yang pertama, pelaksanaan niat disunahkan bersamaan dengan takbiratul ihram. Adapun lafal niat jamak taqdim salat Maghrib dan Isya:
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardlal-maghribi tsalatsa raka‘âtin majmû‘an bil-‘isyâ’i jam‘a taqdîmin lillâhi ta‘ala
“Saya niat shalat fardu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala”.
3. Muwalat (berurutan)
Maksud berurutan adalah tidak ada jeda antara salat pertama dengan salat kedua, jadi setelah selesai salat yang pertama harus segera takbiratul ihram untuk salat yang kedua.
4. Masih dalam Perjalanan
Ketika mengerjakan salat yang kedua masih tetap dalam perjalanan, meskipun perjalanan itu tidak harus mencapai masafatul qashr.
2. Jamak Takhir
Adapun syarat-syarat jamak takhir ada dua: pertama, niat jamak takhir yang dilakukan di waktu salat yang pertama. Adapun lafal niat jamak takhir salat Maghrib dan Isya adalah sebagai berikut:
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالعِشَاءِ جَمْعَ تأخِيْرٍلِلهِ تَعَالَى
Ushallî fardlal-maghribi tsalatsa raka‘âtin majmû‘an bil-‘isyâ’i jam‘a ta’khîrin lillâhi ta‘ala
“Saya niat shalat fardu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ ta’khir karena Allah Ta’ala”.
Kedua, ketika mengerjakan salat yang kedua masih tetap dalam perjalanan sebagaimana keterangan pada jamak taqdim.
Baca Juga: Tata Cara Jamak Maghrib ke Isya: Dari Niat hingga Salam
Demikian cara jamak Maghrib Isya yang merupakan keringanan dari Allah swt. Semoga informasi ini dapat membantu umat Muslim untuk terus beribabadah kepada Allah Swt. (ARD)
