Cara Kerja Penginderaan Jauh dan Manfaatnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penginderaan jauh merupakan sebuah ilmu seni dan ilmu untuk mendapatkan informasi tentang obyek, area atau fenomena. Untuk dapat memahaminya, Anda bisa mempelajari cara kerja penginderaan jauh dan manfaatnya.
Seperti dikutip dari Panduan Prinsip Penginderaan Jauh, DHU Ningsih, (2017:1), penginderaan jauh atau inderaja (remote sensing) adalah seni dan ilmu untuk mendapatkan informasi tentang obyek, area atau fenomena melalui analisa terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung dengan obyek, daerah ataupun fenomena yang dikaji. Alat yang dimaksud adalah sensor, seperti satelit dan lain sebagainya.
Manfaat Penginderaan Jauh
Adapun beberapa manfaat penginderaan jauh yaitu sebagai berikut:
Pertama, dapat mengidentifikasi penutupan lahan (landcover)
Kedua, dapat mengidentifikasi dan monitoring pola perubahan lahan
Ketiga, dapat memanajemen dan perencanaan wilayah
Keempat, dapat memanajemen sumber daya hutan
Kelima, dapat mengeksplorasi mineral
Keenam, bermanfaat untuk pertanian dan perkebunan
Ketujuh, dapat memanajemen sumber daya air
Kedelapan, dapat memanajemen sumber daya laut
Namun, secara umum dapat dikatakan bahwa penginderaan jauh dapat berperan dalam mengurangi secara signifikan kegiatan survey terestrial dalam inventarisasi dan monitoring sumber daya alam.
Cara Kerja Penginderaan Jauh
Adapun prinsip cara penginderaan jauh dapat kamu pahami seperti prinsip dibawah ini :
1. Prinsip perekaman Sensor
Pada prinsip perekaman oleh sensor dalam pengambilan data melalui metode penginderaan jauh ini akan dilakukan berdasarkan perbedaan daya reflektansi energi elektromagnetik masing-masing objek di permukaan bumi. Namun, untuk daya reflektansi yang berbeda-beda oleh sensor akan membuatnya direkam dan didefinisikan sebagai objek yang berbeda yang dipresentasikan dalam sebuah citra.
2. Karakteristik Data Citra
Lalu, selanjutnya akan masuk kedalam karakteristik daya citra. Namun, karakteristik ini memiliki beberapa jenis, yaitu :
Karakter spasial atau yang lebih dikenal sebagai resolusi spasial, bahwa data citra penginderaan jauh memiliki luasan terkecil yang dapat direkam oleh sensor.
Karakteristik spektral atau lebih sering disebut sebagai resolusi spektral, Data penginderaan jauh direkam pada julat panjang gelombang tertentu.
Karakteristik Temporal, Bahwa citra satelit dapat merekam suatu wilayah secara berulang dalam waktu tertentu.
3. Konsep Pengolahan Citra
Adapun prinsip kerja penginderaan jauh berikutnya terletak pada konsep pengolahan citra yang terbagi kedalam :
Pertama ada pre-processing citra. Hal ini adalah pengolahan awal sebelum proses pengklasifikasian. Dalam kegiatan ini, koreksi citra (geometrik dan radiometrik) dilakukan.
Kedua, Klasifikasi citra, merupakan tahap intrepretasi informasi pada citra yang dibuat berdasarkan kelas katagori tertentu.
Citra itu kemudian menggambarkan objek yang ada di bumi dari atas. Misalnya seperti yang ada di peta yang memperlihatkan kondisi jalan, hutan, bangunan, dll.
Demikian penjelasan mengenai cara kerja penginderaan jauh beserta manfaatnya yang bisa menjadi bahan ajar dalam mempelajari prinsip kerja penginderaan jauh tersebut.
Baca juga : Cara Menghitung Meter Kubik Air dengan Benar
