Cara Kerja Radiator, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Supaya mesin kendaraan tidak mengalami overheat, diperlukan sistem pendingin yang disebut dengan radiator. Dengan radiator ini suhu mesin kendaraan selalu stabil. Lantas, bagaimana cara kerja radiator pada mesin kendaraan?
Untuk mengetahui informasi yang lebih jelas dan lengkap tentang cara kerja, fungsi, dan bagian-bagian radiator pada mesin kendaraan, simak artikel dari Tips dan Trik kali ini!
Cara Kerja Radiator
Menurut buku yang berjudul IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika), Djoko Arisworo, Yusa, Nana Sutresna, (halaman:121), cara kerja radiator adalah pendinginan secara konveksi.
Di dalam radiator terdapat pompa yang berfungsi untuk memompa air panas dari mesin menuju radiator. Air dalam radiator didinginkan dengan menggunakan kipas. Selanjutnya, air dingin dari radiator dialirkan ke mesin.
Sebaliknya, air panas dari mesin dialirkan menuju radiator sehingga terjadi sirkulasi air panas dan air dingin di antara mesin dan radiator.
Fungsi Radiator dan Bagian-bagiannya
Dikutip dari buku Bahan Ajar Matakuliah Teori Dasar Motor Diesel, Dr. AMAT NYOTO,M.Pd, (2023:69-70), berikut adalah fungsi dan bagian-bagian radiator.
Radiator berfungsi untuk mendinginkan cairan pendingin yang telah panas setelah melalui saluran water jacket.
Bagian-bagian radiator antara lain: tangki air bagian atas (upper water tank), tangki air bagian bawah (lower water tank) dan inti radiator (radiator core).
Cairan pendingin masuk ke tangki air bagian atas melalui selang atas. Pada tangki air bagian atas dilengkapi dengan lubang pengisian air dan saluran kecil yang menuju ke tangki cadangan.
Pada tangki air bagian bawah dilengkapi dengan lubang penguras untuk mengeluarkan air pendingin pada saat mengganti cairan pendingin.
Inti radiator terdiri atas pipa-pipa (tube) yang dapat dilalui air dari tangki atas ke tangki bawah. Disamping itu juga dilengkapi dengan sirip-sirip pendingin (fin) yang fungsinya untuk menyerap panas dari air pendingin.
Biasanya radiator terletak di depan kendaraan sehingga radiator dapat didinginkan oleh gerakan kenadaraan tersebut.
Itulah cara kerja radiator, fungsi, dan bagian-bagiannya. Jika ingin mesin kendaraan tidak mengalami overheat, lakukan servis rutin kendaraan agar seluruh fungsinya bekerja secara optimal. (Diah)
Baca juga: Cara Menghidupkan Mobil yang Tidak Bisa Distarter dengan Cepat
