Konten dari Pengguna

Cara Kerja Sistem Pencernaan pada Manusia dan Fungsinya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Kerja Sistem Pencernaan pada Manusia, Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Kerja Sistem Pencernaan pada Manusia, Foto: Pexels

Mari pelajari lebih dalam tentang cara kerja sistem pencernaan pada manusia beserta fungsi dari setiap organ. Sistem pencernaan ini yang mendukung kesehatan dan keseimbangan tubuh.

Sistem pencernaan adalah salah satu sistem vital dalam tubuh manusia yang bertanggung jawab atas pemecahan makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap oleh tubuh.

Proses pencernaan melibatkan serangkaian organ dan mekanisme yang kompleks untuk mengubah makanan menjadi zat-zat yang dapat digunakan oleh sel-sel tubuh.

Cara Kerja Sistem Pencernaan pada Manusia

Ilustrasi gambar Cara Kerja Sistem Pencernaan pada Manusia, Foto: Pexels

Mengutip buku Sistem Pencernaan Pada Manusia, Redaksi Dwi Cahyanto, Yuyun Bahtiar. Ospa Pea Yuanita Meishanti (2021:57), berikut cara kerja sistem pencernaan pada manusia organ, dan fungsinya.

1. Mulut

Mulut adalah tempat dimulainya proses pencernaan. Di dalam mulut, makanan diunyah dan dicampur dengan air liur untuk membentuk bolus. Enzim amilase saliva juga mulai memecah karbohidrat menjadi gula sederhana.

2. Esophagus (kerongkongan)

Esophagus adalah saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung. Fungsinya adalah menggerakkan makanan dari mulut ke lambung melalui gerakan peristaltik.

3. Lambung

Lambung merupakan kantong berotot yang mengandung asam lambung dan enzim pencernaan seperti pepsinogen. Fungsi lambung adalah mencerna makanan dengan menghancurkannya dan membunuh mikroorganisme yang masuk bersama makanan.

4. Usus Halus

Usus halus terdiri dari tiga bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum. Fungsi utama usus halus adalah pencernaan dan penyerapan nutrisi.

Di sini, enzim-enzim pencernaan dari pankreas dan usus halus bekerja untuk memecah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi molekul yang lebih kecil yang dapat diserap ke dalam aliran darah.

5. Usus Besar (Kolon)

Usus besar berperan dalam penyerapan air dan garam mineral dari sisa makanan yang tidak dicerna. Selain itu, usus besar juga membantu dalam pembentukan tinja dan eliminasi limbah dari tubuh.

6. Hati

Hati memiliki banyak fungsi dalam sistem pencernaan. Salah satu fungsi utamanya adalah produksi empedu, yang membantu dalam pemecahan lemak.

Hati juga berperan dalam penyimpanan dan pengubahan nutrisi, detoksifikasi zat-zat berbahaya, dan produksi protein darah.

7. Pankreas

Pankreas adalah organ yang menghasilkan enzim pencernaan yang penting untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak. Pankreas Fungsinya juga menghasilkan hormon insulin yang penting untuk pengaturan kadar gula darah.

8. Kandung Empedu

Kandung empedu adalah organ yang menyimpan empedu yang diproduksi oleh hati. Empedu fungsinya membantu dalam pencernaan lemak dengan memecahnya menjadi partikel yang lebih kecil.

9. Usus Buntu (Appendiks)

Meskipun fungsi usus buntu tidak sepenuhnya dipahami, beberapa penelitian mengindikasikan bahwa ia berperan dalam sistem kekebalan tubuh dengan mengandung jaringan limfoid.

10. Rektum

Rektum adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan yang menyimpan tinja sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui anus.

11. Anus

Anus adalah bagian akhir dari saluran pencernaan dan merupakan lubang yang terletak di ujung rektum. Fungsinya adalah sebagai jalan keluar bagi tinja atau limbah yang dihasilkan oleh proses pencernaan.

Setiap organ ini berperan penting dalam proses pencernaan yang kompleks, memastikan tubuh menerima nutrisi yang diperlukan dan menghilangkan sisa-sisa yang tidak terpakai. Sehingga cara kerja sistem pencernaan pada manusia penting untuk dipahami. (ibee)

Baca juga: Cara Kerja Indra Pendengar Berdasarkan Sains