Cara Kerja Sistem Stater Mobil dan Komponennya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Starter merupakan bagian dari mobil yang berfungsi untuk memutar mesin kendaraan pertama kali saat hendak dinyalakan. Lantas, bagaimana cara kerja sistem stater mobil?
Mengutip dari laman suzuki.co.id, starter mobil berfungsi sebagai pemutar gigi flywheel untuk menggerakkan atau menyalakan mesin mobil. Pergerakan mesin tersebut berasal dari perubahan energi listrik menjadi energi gerak.
Cara Kerja Sistem Stater Mobil
Setiap kendaraan bisa menyala berkat adanya sistem starter mobil yang perannya cukup penting. Berikut adalah cara kerja sistem stater mobil secara lengkap.
Ketika memasukkan kunci ke saklar, komponen tersebut akan menghasilkan energi listrik tinggi. Sumbernya berasal dari Air Accumulator. Nantinya, aliran listrik akan diteruskan pada komutator melalui putaran kencang.
Kemudian, komutator akan menyalurkan arus listrik kepada armature. Dari sana, energi listrik akan diubah menjadi energi mekanik.
Selanjutnya, dalam kumparan inti sistem starter akan timbul putaran. Hal ini terdiri atas medan magnet dan lilitan kabel.
Kumparan menghasilkan medan magnet sehingga mampu menggerakan lilitan kabel yang ada di dalamnya. Setelah itu, energi mekanik akan tercipta sangat hebat.
Selanjutnya, energi mekanik tersebut akan disalurkan ke gigi pinion. Tujuannya untuk mengaktifkan tuas penggerak yang terdapat di belakangnya.
Fungsi tuas tersebut untuk mendorong ring gear sehingga bisa mengaktifkan dinamo.
Saat tuas penggerak mendorong ring gear untuk menyentuh tombol dinamo, ini akan menimbulkan tekanan bagi gigi pinion.
Untuk itu, perusahaan otomotif menyediakan pegas pengembali yang berada di antara solenoid dan tuas penggerak. Kegunaannya sebagai alat untuk menahan posisi gigi pinion dan punyer di tempat semula.
Jika ring gear menyentuh dinamo yang berada di bagian belakang kunci, lambat laun fly wheel akan berjalan sebagaimana mestinya. Jika hal ini terjadi, kendaraan menyala dan mesin pun mulai bekerja.
Baca Juga: Cara Pasang Relay Klakson yang Benar dan Aman
Komponen Sistem Starter Mobil
Setelah memahami cara kerja sistem stater mobil di atas, tak ada salahnya untuk mengetahui kompone starter mobil. Berikut ini di antaranya:
Saklar: Komponen pertama pada rangkaian starter mobil.
Komutator: Komponen berbentuk lingkaran yang biasanya terpasang pada rangkaian Armature dalam sistem starter mobil.
Armature: Untuk menangkap energi listrik dari komutator.
Field Coil: Komponen ini menjadi inti dari seluruh rangkaian sistem starter.
Kopling Starter: Alat ini berguna untuk meneruskan putaran yang diberikan agar bisa berputar sebagaimana mestinya.
Gigi Pinion: Memiliki ukuran cukup kecil dan berada di antara tuas penggerak dengan kopling starter.
Tuas Penggerak: Alat untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik ke dinamo untuk mengaktifkan flywheel.
Demikianlah informasi mengenai cara kerja sistem stater mobil dan komponennya yang penting bagi kendaraan. (APR)
