Konten dari Pengguna

Cara Kita Mengenal Allah Swt. untuk Umat Islam

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Bagaimana Cara Kita Mengenal Allah Swt, Foto Unspalsh/Abdullah Arif
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Cara Kita Mengenal Allah Swt, Foto Unspalsh/Abdullah Arif

Bagaimana cara kita mengenal Allah Swt.? Sebagai umat Islam yang beriman, penting untuk mempercai adanya Allah Swt. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan terhadap Tuhan serta agamanya.

Dalam Al Quran, perintah untuk mengenal Allah Swt. telah tercantum di dalam surat Ali Imran ayat 190 yang berbunyi:

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian siang dan malam terdapat (tanda-tanda kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memiliki akal.” (QS. Ali Imran: 190)

Langit dan bumi tidak tercipta dengan sendirinya. Sudah pasti dan tentu ada yang menciptakannya. Perubahan siang dan malam terjadi, juga tidak begitu saja. Itulah kebesaran Allah Swt.

Cara Kita Mengenal Allah Swt.

Ilustrasi Bagaimana Cara Kita Mengenal Allah Swt, Foto Unspalsh/T Foz

Bagaimana cara kita mengenal Allah Swt.? Berdasarkan buku yang berjudul Berkenalan dengan Allah: Kitab Tauhid Anak, S. Herianto dan Liza Ulfa Maesura, (2021:11), cara mengenal Allah Swt dapat dilakukan denngan cara mengenal nama-namaNya.

Ada 99 nama Allah yang wajib diimani oleh para umat Islam, nama-nama tersebut dikenal dengan sebutan Asmaul Husna. Secara alami, Allah telah mencetakkan jumlah nama itu pada telapak tangan manusia seluruhnya. Yaitu pada telapak tangan kanan dan kiri.

Garis utama telapak tangan menunjukkan angka Arab 81 dan 18 yang jika dijumlah sama dengan 99. Itu adalah lambang yang dicetak Allah di tangan manusia tentang Asmaul Husna.

Adapun 99 nama Allah Swt atau yang disebut dengan Asmaul Husna adalah sebagai berikut:

  1. Ar Rahman, Yang Maha Pengasih

  2. Ar Rahim, Yang Maha Penyayang

  3. Al Malik, Yang Maha Merajai atau menguasai

  4. Al Quddus, Yang Maha Suci

  5. As Salam, Yang Maha Memberi Kesejahteraan

  6. Al Mu`min, Yang Maha Pemberi Keamanan

  7. Al Muhaymin, Yang Maha Mengatur

  8. Al Aziz, Yang Maha Perkasa

  9. Al Jabbar, Yang Memiliki Mutlak Kegagahan

  10. Al Mutakabbir, Yang Maha Megah

  11. Al Khaliq, Yang Maha Pencipta

  12. Al Bari, Yang Maha Pembuat atau Perancang

  13. Al Musawwir, Yang Maha Membentuk Rupa

  14. Al Ghaffar, Yang Maha Pengampun

  15. Al Qahhar, Yang Maha Memaksa

  16. Al Wahhab, Yang Maha Pemberi Karunia

  17. Ar Razzaq, Yang Maha Pemberi Rezeki

  18. Al Fattah, Yang Maha Pembuka Rahmat

  19. Al `Alim, Yang Maha Mengetahui

  20. Al Qabdah, Yang Maha Menyempitkan

  21. Al Basith, Yang Maha Melapangkan

  22. Al Haafidh, Yang Maha Merendahkan

  23. Ar Raafi, Yang Maha Meninggikan

  24. Al Muizz, Yang Maha Memuliakan

  25. Al Mudzil, Yang Maha Menghinakan

  26. Al Samii, Yang Maha Mendengar

  27. Al Bashiir, Yang Maha Melihat

  28. Al Hakam, Yang Maha Menetapkan

  29. Al `Adl, Yang Maha Adil

  30. Al Lathiif, Yang Maha Lembut atau Maha Teliti.

  31. Al Khabiir, Yang Maha Mengenal atau mengetahui.

  32. Al Haliim, Yang Maha Penyantun

  33. Al `Azhiim, Yang Maha Agung

  34. Al Ghafuur, Yang Maha Memberi Pengampunan

  35. As Syakuur, Yang Maha Pembalas Budi

  36. Al `Aliy, Yang Maha Tinggi

  37. Al Kabiir, Yang Maha Besar

  38. Al Hafizh, Yang Maha Memelihara

  39. Al Muqiit, Yang Maha Memberi Kecukupan

  40. Al Hasiib, Yang Maha Membuat Perhitungan

  41. Al Jaliil, Yang Maha Luhur

  42. Al Kariim, Yang Maha Pemurah

  43. Ar Raqiib, Yang Maha Mengawasi

  44. Al Mujiib, Yang Maha Mengabulkan

  45. Al Waasi, Yang Maha Luas

  46. Al Hakiim, Yang Maha Maka Bijaksana

  47. Al Waduud, Yang Maha Mengasihi

  48. Al Majiid, Yang Maha Mulia

  49. Al Baa`its, Yang Maha Membangkitkan

  50. As Syahiid, Yang Maha Menyaksikan

  51. Al Haqq, Yang Maha Benar

  52. Al Wakiil, Yang Maha Memelihara

  53. Al Qawiyyu, Yang Maha Kuat

  54. Al Matiin, Yang Maha Kokoh

  55. Al Waliyy, Yang Maha Melindungi

  56. Al Hamiid, Yang Maha Terpuji

  57. Al Muhshii, Yang Maha Menghitung

  58. Al Mubdi, Yang Maha Memulai

  59. Al Mu`iid, Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

  60. Al Muhyii, Yang Maha Menghidupkan

  61. Al Mumiitu, Yang Maha Mematikan

  62. Al Hayyu, Yang Maha Hidup

  63. Al Qayyuum, Yang Maha Mandiri

  64. Al Waajid, Yang Maha Penemu

  65. Al Maajid, Yang Maha Mulia

  66. Al Wahid, Yang Maha Tunggal

  67. Al Ahad, Yang Maha Esa

  68. As Shamad, Yang Maha Dibutuhkan

  69. Al Qaadir, Yang Maha Menentukan

  70. Al Muqtadir, Yang Maha Berkuasa

  71. Al Muqaddim, Yang Maha Mendahulukan

  72. Al Mu`akkhir, Yang Maha Mengakhirkan

  73. Al Awwal, Yang Maha Awal

  74. Al Aakhir, Yang Maha Akhir

  75. Az Zhaahir, Yang Maha Nyata

  76. Al Baathin, Yang Maha Ghaib

  77. Al Waali, Yang Maha Memerintah

  78. Al Muta`aalii, Yang Maha Tinggi

  79. Al Barru, Yang Maha Penderma

  80. At Tawwaab, Yang Maha Penerima Tobat

  81. Al Muntaqim, Yang Maha Pemberi Balasan

  82. Al Afuww, Yang Maha Pemaaf

  83. Ar Ra`uuf, Yang Maha Pengasuh

  84. Malikul Mulk, Yang Maha Penguasa Kerajaan

  85. Dzul Jalali Wal Ikram, Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

  86. Al Muqsit, Yang Maha Pemberi Keadilan

  87. Al Jami`, Yang Maha Mengumpulkan

  88. Al Ghani, Yang Maha Kaya

  89. Al Mughni, Yang Maha Pemberi Kekayaan

  90. Al Maani, Yang Maha Mencegah

  91. Ad Dhaar, Yang Maha Menimpa Kemudaratan

  92. An Nafi, Yang Maha Memberi Manfaat

  93. An Nuur, Yang Maha Bercahaya

  94. Al Hadi, Yang Maha Pemberi Petunjuk

  95. Al Badi’, Yang Maha Pencipta

  96. Al Baaqii, Yang Maha Kekal

  97. Al Waarits, Yang Maha Pewaris

  98. Ar Rasyiid, Yang Maha Pandai

  99. As Shabuur, Yang Maha Sabar

Demikianlah penjelasan dari bagaimana cara kita mengenal Allh Swt. Dengan mengenal Allah Swt., keimanan akan senantiasa meningkat. (Eln)

Baca juga: Memahami Nilai Islami dari Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah