Cara Konfigurasi Mikrotik Dasar dan Fungsinya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikrotik adalah sistem operasi berbasis Linux yang digunakan untuk mempermudah user menggunakan layanan internet di perangkat mana saja. Cara konfigurasi mikrotik perlu dipahami sebelum menggunakan internet, terutama jaringan dengan skala kecil menengah.
Sistem operasi ini cocok digunakan untuk administrasi jaringan komputer seperti menghubungkan sistem jaringan skala kecil maupun besar. Mikrotik banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, warnet yang menyediakan game online dan lain sebagainya.
Cara Konfigurasi Mikrotik Dasar untuk Keamanan
Dikutip dari buku Konfigurasi Dasar Mikrotik Menggunakan Metode GUI & CLI karya Adnan Tutu (2020: 89), dalam mengkonfigurasikan mikrotik salah satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah keamanan routerboard.
Berikut adalah cara konfigurasi mikrotik dasar dan fungsinya yang perlu diketahui sebelum melakukannya.
1. Menambahkan DHCP Client
Tambahkan DHCP clientnya agar ada koneksi internet, yaitu dengan cara ke menu IP -> DHCP Client. Lalu interfacenya diisi 'ether 1' dan pastikan di bagian status sudah “Bound”
2. Menambahkan IP Address
Untuk GUI klik menu IP > Addresses > + , kemudian masukkan IP address untuk ke internet (public)
3. Konfigurasi DNS
Untuk mode GUI kita klik menu IP > DNS lalu centang bagian Allow-remote-request. Cola lakukan test ping ke google dari Router, jika konfigurasinya benar maka hasilnya pasti sudah bisa ping ke Google.com
4. DHCP Server
Untuk GUI nya bisa ke IP -> DHCP Server lalu pilih 'DHCP Setup' kemudian pilih interface yang terhubung ke pc/laptop.
5. Konfigurasi NAT
Untuk mode GUI klik menu IP > Firewall > NAT > +
Kemudian isikan bagian Chain dan Out-interface, untuk Out-interface masukkan interface yang mengarah ke ISP (Internet). Jangan lupa tab 'action' dan isikan “masquerad”.
Fungsi Mikrotik
Mikrotik adalah sistem operasi yang digunakan untuk mempermudah mendapatkan internet. Mikrotik memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut:
1. Konfigurasi Jaringan Lokal
Mikrotik mengatur dan mengkonfigurasi LAN yang menggunakan PC Mikrotik Router OS dan hardware.
2. Memberikan Sitem Otentikasi
Mikrotik bisa membantu memblokir situs yang mengandung konten terlarang sehingga bisa mendukung terciptanya internet positif.
3. Berperan sebagai Hotspot
Sebagai hotspot, mikrotik bisa digunakan untuk melakukan konfigurasi dan membangi bandwith di setiap perangkat.
Baca Juga: 3 Cara Blokir Wi-Fi IndiHome dari Orang yang Tidak Dikenal
Demikian uraian mengenai cara konfigurasi mikrotik dan fungsinya yang perlu diketahui. Dalam melakukan konfigurasi ini juga perlu melakukan pengamanan terhadap routerboard dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. (Umi)
