Konten dari Pengguna

Cara Kuras Aquascape dengan 7 Langkah Mudah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara kuras aquascape - Sumber: pexels.com/@shamsuri-azmi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara kuras aquascape - Sumber: pexels.com/@shamsuri-azmi

Cara kuras aquascape yang benar bukan cuma soal mengganti air, tapi juga menjaga ekosistem mini di dalam akuarium tetap sehat. Banyak pemilik aquascape pemula yang bingung harus mulai dari mana, takut malah merusak tampilan atau mengganggu keseimbangan biotanya.

Padahal dengan teknik yang tepat dan perlakuan yang hati-hati, proses kuras aquascape bisa jadi lebih mudah dan aman.

Cara Kuras Aquascape dengan Tepat

Ilustrasi cara kuras aquascape - Sumber: pexels.com/@dream_-makkerzz

Berdasarkan buku Mengenal Aquascape: Seni Mempercantik Akuarium dengan Tanaman Hias, Christofora K., (2024), aquascape adalah seni mengatur tanaman dan elemen dekoratif lain di dalam akuarium agar menyerupai ekosistem alami.

Untuk menjaga keindahan dan kesehatan lingkungan dalam aquascape, salah satu perawatan rutin yang penting dilakukan adalah menguras air.

Namun, cara kuras aquascape tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika dilakukan dengan tidak tepat dapat mengganggu keseimbangan biologis, bahkan merusak estetika desain yang sudah dibuat.

Berikut adalah langkah-langkah cara membersihkan aquascape yang bisa diikuti.

1. Kenali Jenis Aquascape dan Kebutuhannya

Sebelum menguras air, pahami dulu jenis aquascape yang dimiliki. Apakah low tech (tanpa CO₂ dan pencahayaan tinggi) atau high tech (menggunakan sistem CO₂, lampu khusus, dan pupuk cair). Sistem high tech biasanya memerlukan perawatan yang lebih rutin dan hati-hati, termasuk saat menguras air.

2. Persiapkan Alat yang Dibutuhkan

Siapkan beberapa alat dasar untuk menguras aquascape. Mulai dari selang siphon atau gravel vacuum untuk menyedot air dan kotoran, ember atau wadah air bersih, kain lap kering atau tisu, sampai air pengganti yang sudah diendapkan selama 24 jam.

3. Matikan Peralatan Elektronik Akuarium

Sebelum mulai proses pengurasan, matikan semua peralatan listrik, seperti filter, lampu, heater, dan CO₂ system. Ini penting untuk menghindari kerusakan alat dan risiko sengatan listrik karena air.

4. Sedot Air Secara Bertahap

Gunakan selang siphon untuk menyedot air dari dalam akuarium. Jangan menguras seluruh air sekaligus, cukup sekitar 30-50% dari total volume air saja. Sambil menyedot air, arahkan ujung selang ke area dasar yang terlihat kotor, terutama di sekitar substrat dan bagian tersembunyi di balik kayu atau batu.

5. Bersihkan Kaca dan Dekorasi dengan Lembut

Jika kaca bagian dalam mulai berlumut, gunakan scraper atau pisau cukur khusus untuk membersihkannya. Lakukan secara hati-hati agar tidak menggores kaca atau mengacaukan posisi tanaman.

Jika ada dekorasi yang bisa dilepas, seperti batu atau ornamen kayu kecil, angkat sebentar untuk dibersihkan. Kalau sudah, kembalikan ke tempat semula.

6. Ganti Air dengan Perlahan

Setelah air lama dibuang sebagian, isilah kembali akuarium dengan air baru yang sudah diendapkan untuk menurunkan kadar klorinnya. Gunakan gayung atau selang kecil untuk menuang air secara perlahan.

7. Nyalakan Kembali Semua Peralatan

Setelah air terisi hingga batas normal, nyalakan kembali semua peralatan yang tadi dimatikan. Pastikan semuanya berfungsi normal. Perhatikan arus airnya dan pastikan tidak ada bagian yang rusak atau terlepas selama proses pengurasan.

Baca Juga: Cara Membuat Aquascape Sederhana untuk Pemula

Melakukan cara kuras aquascape sebaiknya secara rutin 1-2 minggu sekali. Terlalu sering menguras air bisa mengganggu stabilitas biologis, tapi jika terlalu jarang bisa menimbulkan penumpukan amonia dan kotoran yang merugikan ikan serta tanaman. (DNR)