Cara Mandi Air Garam Menurut Islam dan Bacaan Doanya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi garam memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bagi umat muslim, terdapat tata cara mandi air garam menurut Islam beserta bacaan doanya. Oleh karena itu, umat muslim perlu mengetahui bacaan dan tata caranya.
Mandi garam tidak hanya dapat memebrsihkan diri, tetapi juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Manfaat itu antara lain sebagai detoks untuk tubuh, meredakan radang sendi, dan meredakan iritasi atau peradangan pada kulit.
5 Tata Cara Mandi Garam Menurut Islam yang Perlu Diketahui Umat Muslim
Menurut buku Solusi Sehat Mencegah dan Mengatasi Kanker oleh Yellia Mangan (2009: 154), garam diketahui dapat mengurangi kelelahan karena dapat mengusir energi negatif dari tubuh. Oleh karena itu, mandi garam sering dilakukan untuk membuat tubuh lebih segar dan bertenaga.
Dalam Islam, terdapat tata cara melakukan mandi garam yang dilengkapi dengan bacaan doa. Tata cara mandi air garam menurut Islam adalah sebagai berikut.
1. Ambil Segelas Air Garam lalu Baca Surat Al-Fatihah 7 kali dan Al-Baqarah ayat 1-5
Ambil air garam dalam gelas lalu baca Surat Al-Fatihah sebanyak 7 kali dan Al-Baqarah ayat 1-5. Bacaan Surat Al-Fatihah adalah sebagai berikut:
Bismillahirahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil alamin. Arrahmanirrahim. Malikiaumidin. Iyaka na'budu wa iyyaka nasta''in. Ihdinash shiratal mustakim. Shirathalladzina an'amta 'alaihim ghairil-maghdlubi 'alaihim wa ladldlallin.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."
Sedangkan bacaan Surat Al-Baqarah ayat 1-5 adalah sebagai berikut:
Alif laam miim. Zalikal-kitabu la raiba fih, hudal lil muttaqin. Allazina yu 'minuna bil-gaibi wa yuqimunas-salata wa mimma razaqnahum yunfiqun. Wallazina yu 'minuna bima unzila ilaika wa ma unzila ming qablik, wa bil-akhirati hum yuqinun. Ula 'ika 'ala hudam mir rabbihim wa ula'ika humul-muflihun.
Artinya: "Alif laam mim. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa. (yaitu) mereka yang beriman pada yang ghaib, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugrahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al-Qur'an) yang telah ditunrunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu serta mereka yang yakin akan adanya kehidupan di akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhanmereka dan merekalah orang-orang yang beruntung."
2. Membaca Ayat Kursi
Membaca ayat kursi sebanyak 7 kali. Bacaan ayat Kursi adalah sebagai berikut:
"Allahu la ilaha illa huw(a), al-hayyul-qayyum(u), la ta 'khuzuhu sinatuw wa la naum)un), lahu ma fis-samawati wa ma fil-ard(i), man zal-lazi yasyfa'u 'indahu illa bi'iznih(i). ya'lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bisyai'im min 'ilmihi illa bima sya'(a), wasi'a kursiyyuhus-samawati wal-ard)a), wa ka ya'uduhu hifzuhuma, wa huwal-'aliyyul-'azim(u)"
Artinya: "Alla, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka.
Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
3. Membaca Surat Al-Baqarah Tiga Ayat Terakhir
Berikutnya adalah membaca tiga ayat terakhir Surat Al-Baqarah, yaitu Surat Al Baqarah ayat 284, ayat 285, dan ayat 286.
4. Membaca Surat-Surat Perlindungan
Langkah selanjutnya adalah membaca surat-surat perlindungan atau Al-Muawwidzat, yaitu membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali, Surat Al-Falaq sebanyak 3 kali, dan Surat An-Nas sebanyak 3 kali.
5. Tuangkan Air dalam Bak atau Ember
Setelah membaca bacaan yang telah dijelaskan sebelumnya, tuangkan air garam yang telah didoakan dalam ember atau bak mandi. Gunakan air garam tersebut untuk mandi dan membasuh tubuh.
Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Warna Kunyit di Tangan setelah Memasak
Itulah lima cara mandi air garam menurut Islam beserta bacaan doanya. Semoga dapat bermanfaat bagi umat muslim yang akan melaksanakan mandi garam untuk kesehatan tubuh. (IND)
