Konten dari Pengguna

Cara Melihat Token Listrik di Meteran dengan Mudah dan Akurat

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Melihat Token Listrik di Meteran. Foto: Unsplash/ mk. s.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Melihat Token Listrik di Meteran. Foto: Unsplash/ mk. s.

Mengecek token listrik secara berkala sangat penting bagi pelanggan, agar listrik di tempat tinggal tidak mendadak padam. Untuk itu, perlu diketahui cara melihat token listrik di meteran dengan akurat dan mudah.

Melihat token listrik bisa secara langsung dilakukan di rumah. Namun, meteran yang ada di rumah pasti akan berbeda-beda. Dikutip dari pln.co.id, PT. PLN menyediakan beberapa pilihan merek dari meteran listrik seperti Conlog, Glomet, Hexing, Itron, dan Star.

Sebelum pelanggan mengecek token listrik di meteran, maka lakukanlah pengecekan merek dari meteran listrik yang pelanggan gunakan.

Cara Melihat Token Listrik di Meteran

Ilustrasi Cara Melihat Token Listrik di Meteran. Foto: Unsplash/ Nadine Shaabana.

Berikut adalah cara melihat token listrik di meteran dengan mudah dan akurat hanya di rumah saja.

1. Meteran Conlog

Jika meteran digital yang pelanggan gunakan adalah merek Conlog, maka tidak banyak kode rahasia dari meteran listrik prabayar yang dapat digunakan pada meteran Conlog ini.

Namun pelanggan bisa mengecek langsung dengan melihat informasi pada sisa token listrik di layar meteran tersebut. berikut kode-kode meteran Conlog yang bisa digunakan:

  • #1# Untuk mengetahui daya rata-rata yang digunakan.

  • #2# Menampilkan sejumlah kWH untuk pemakaian terakhir.

  • #6# Menampilkan jumlah kWH yang dimasukkan terakhir.

  • #11# Mengecek kode token terakhir.

2. Meteran Glomet

Pelanggan yang menggunakan meteran listrik merek Glomet bisa langsung menekan kode 37 lalu Enter untuk mengecek sisa kWH. Kemudian ada lagi kode-kode lainnya yang bisa pelanggan gunakan sesuai fungsinya yaitu:

  • 38 Enter, untuk mengetahui total dari kWH listrik yang sudah terpakai.

  • 41 Enter, untuk menampilkan voltase listrik.

  • 47 Enter, menampilkan daya yang sedang digunakan.

  • 54 Enter, menampilkan kode token listrik yang terakhir dimasukkan.

  • 59 Enter, untuk melihat jumlah kWH pengisian terakhir.

  • 75 Enter, melihat ID meteran PLN Prabayar.

  • 79 Enter, Mengecek batas minimal alarm.

3. Meteran Hexing

Adapun untuk meteran Hexing sendiri, bisa menggunakan kode 801 lalu tekan Accept untuk mengetahui sisa kWH yang telah digunakan. Ada beberapa kode yang penting pelanggan ketahui dari meteran Hexing yaitu:

  • 851 Accept, untuk mengetahui total kWH listrik yang telah digunakan.

  • 807 Accept, melihat voltase listrik.

  • 808 Accept, mengetahui jumlah ampere yang sedang terpakai.

  • 814 Accept, untuk mengetahui daya yang sedang terpakai.

  • 800 Accept, untuk merestart meteran apabila terjadi error.

4. Meteran Itron

Sama seperti meteran Conlog, pelanggan bisa melihat secara langsung dari informasi token listrik yang ditampilkan di layar. Adapun beberapa fungsi kode dari meteran Itron lainnya yaitu:

  • 00 Enter, merestart meteran yang bisa digunakan ketika terjadi kesalahan.

  • 03 Enter, melihat total kWH listrik yang telah digunakan.

  • 07 Enter, mengetahui batas dari kWH.

  • 09 Enter, melihat daya listrik yang telah dipakai.

  • 41 Enter, mengetahui voltase listrik.

5. Meteran Star

Cukup banyak masyarakat Indonesia dalam menggunakan meteran yang satu ini. Kode meteran Star yang dapat digunakan pelanggan untuk mengecek token listrik ialah kode 07 Enter.

Begitulah cara melihat token listrik di meteran dengan mudah dan akurat yang hanya cukup dilakukan hanya di rumah saja.

Baca juga: 3 Cara Mengecek ID PLN Mudah untuk Pengguna Listrik Prabayar