Cara Membaca Alat Ukur Jangka Sorong dan Bagian-bagiannya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Fisika, akan dipelajari cara membaca alat ukur jangka sorong beserta bagian-bagiannya. Untuk membaca jangka sorong, tidaklah terlalu sulit.
Alat ukur jangka sorong digunakan untuk mengukur ketebalan, diameter dalam, diameter luar dan mengukur kedalaman suatu benda.
Cara Membaca Alat Ukur Jangka Sorong serta Ketahui Bagian-Bagiannya
Sebelum mengetahui cara membaca alat ukur jangka sorong, perlu juga mengetahui bagian-bagian dari jangka sorong itu sendiri. Berikut bagian-bagian dari jangka sorong.
Rahang Dalam, terdiri dari rahang geser dan rahang tetap yang berfungsi untuk mengukur bagian dalam seperti diameter lubang atau celah suatu bentuk benda.
Rahang Luar, terdiri dari dua rahang, rahang geser dan tetap yang berfungsi untuk mengukur bagian luar, misalnya diameter, lebar, atau panjang bentuk benda tertentu.
Tangkai Ukuran Kedalaman, berfungsi untuk mengukur kedalaman lubang suatu benda tertentu
Skala Utama, berfungsi untuk menyatakan hasil ukuran utama yang biasanya dinyatakan dengan satuan cm atau inch, biasanya panjang skala utama adalah 15 sampai 17 sm.
Skala Nonius, berfungsi untuk menambahkan tingkat akurasi ekstra pada pengukuran yang biasanya dinyatakan dalam satuan inchi atau mm.
Baut Pengunci, berfungsi untuk menahan agar rahang tetap pada tempatnya sehingga objek benda yang sedang diukur bisa tertahan atau tidak terlepas dan skalanya pun tidak bergeser saat sedang diukur.
Mengutip dari buku Physics For Junior High School 1 Year VII, Ir. Budi Prasodjo, dkk. (2008:14), jangka sorong mempunyai ketelitian mencapai 0,1 mm. Jangka sorong memiliki dua skala, yaitu skala utama dan skala nonius.
Dengan demikian, dalam cara membaca jangka sorong, ada dua langkah pembacaan, yakni:
Membaca skala utama: Lihat gambar di atas, 21 mm atau 2,1 cm (garis merah) merupakan angka yang paling dekat dengan garis nol pada skala vernier persis di sebelah kanannya. Jadi, skala utama yang terukur adalah 21 mm atau 2,1 cm.
Membaca skala vernier: Lihat gambar di atas dengan saksama, terdapat satu garis skala utama yang yang tepat bertemu dengan satu garis pada skala vernier. Pada gambar di atas, garis lurus tersebut merupakan angka 3 pada skala vernier. Jadi, skala vernier yang terukur adalah 0,3 mm atau 0,03 cm.
Untuk mendapatkan hasil pengukuran akhir, tambahkan kedua nilai pengukuran di atas, sehingga hasil pengukuran di atas sebesar 21 mm + 0,3 mm = 21,3 mm atau 2,13 cm.
Baca juga: Cara Mengukur Mikrometer Sekrup dalam Fisika
Begitulah cara membaca alat ukur jangka sorong beserta informasi mengenai bagian-bagian dari alat ukur jangka sorong yang perlu diketahui. (Fitri A)
