Cara Membuat Diagram Garis dalam Pelajaran Matematika

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami bagaimana cara membuat diagram garis dalam pelajaran Matematika adalah keterampilan penting yang perlu dipelajari. Bukan hanya relevan untuk memahami konsep Matematika itu sendiri, tetapi juga memiliki aplikasi luas dalam berbagai bidang lainnya, seperti statistik, ekonomi, dan ilmu pengetahuan.
Menurut buku Kompas Matematika; Strategi Praktis Menguasai Ujian Matematika SMA Kelas 2 IPS, Drs. Sobirin, (hal. 2), diagram garis adalah suatu penyajian data yang diperoleh dalam bentuk garis lurus. Biasanya, diagram ini digunakan untuk menunjukkan data pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan.
Cara membuat diagram garis dalam konteks pelajaran Matematika wajib dipelajari, sehingga dapat memudahkan dalam memahami dan mengaplikasikan konsep ini.
Cara Membuat Diagram Garis
Dalam membuat diagram garis memerlukan sistem sumbu datar dan sumbu tegak yang saling berpotongan tegak lurus. Pada umumnya, sumbu datar menunjukkan waktu, sedangkan sumbu tegak menunjukkan data yang berubah menurut waktu.
Berikut ini cara membuat diagram garis, menurut buku Mari Memahami Konsep Matematika, Wahyudin Djumanta, (hal, 89).
Buatlah sumbu mendatar untuk menunjukkan waktu dan sumbu tegak untuk menunjukkan data yang berubah menurut waktu pada kertas grafik.
Gambarkan titik-titik koordinat yang menunjukkan data pengamatan pada waktu tertentu.
Hubungkan titik-titik tadi secara berurutan dengan ruas garis.
Contoh Soal Diagram Garis
Masih berdasarkan dari sumber yang sama buku Mari Memahami Konsep Matematika, Wahyudin Djumanta, (hal. 89), berikut adalah contoh soal diagram garis.
Tabel berat badan seorang bayi
Berikut ini tabel berat badan seorang bayi yang dipantau sejak lahir sampai berusia 9 bulan.
Buatlah diagram garisnya.
Pada usia berapa bulan berat badannya menurun?
Pada usia berapa bulan berat badannya tetap?
Penyelesaian
Dengan melakukan langkah-langkah yang telah dijelaskan sebelumnya, diagram garis dari data pada tabel di atas tampak seperti gambar di bawah ini.
Dari diagram tersebut, dapat dilihat bahwa berat badan bayi menurun pada usia 8 sampai dengan 9 bulan.
Berat badan bayi yang tetap (tidak berubah) ditunjukkan oleh ruas garis mendatar. Terlihat bahwa berat badan bayi tetap pada usia 5 sampai dengan 6 bulan.
Semoga dengan penjelasan di atas, bisa membantu memahami dan menerapkan konsep diagram garis dengan lebih mudah dan efektif. Ingatlah bahwa praktik adalah kunci untuk memperdalam pemahaman, jadi jangan ragu untuk mencoba cara membuat diagram garis sendiri. (Diah)
