Cara Membuat Ecoprint untuk Pemula dengan Teknik Pounding

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat ecoprint mengedepankan prinsip kehati-hatian agar menghasilkan produk yang memiliki corak eksotis dengan bahan alami. Dalam proses pembuatannya, ada tiga teknik yang biasa digunakan.
Salah satu teknik yang cocok untuk pemula, yaitu teknik pukul atau teknik pounding. Teknik ini dilakukan dengan cara meletakkan daun di tengah kain, kemudian memukul atau mengetuknya menggunakan palu kayu.
Cara Membuat Ecoprint
Dikutip dari Buku Pengayaan PKWU Kerajinan Ecoprint oleh Yuli Chasanah, S.Si., S.Pd., M.Pd., dalam membuat produk ecoprint, diperlukan ketelatenan dan perlu dipersiapkan secara mendetail untuk menghasilkan produk dengan corak eksotis.
Adapun cara membuat ecoprint dengan menggunakan teknik pounding yang cocok bagi pemula adalah sebagai berikut:
Alat dan bahan:
Kertas koran
Plastik
Palu berbahan kayu
Dedaunan yang masih segar, seperti daun afrika, eucalyptus, jarak, jaran, jati, johar, kalpataru, kenikir, kersen, kesumba, dan lain-lain
Kain (katun, linen, sutra, dan rayon)
Baskom cuci
Tawas
Air
Langkah-langkah pembuatan:
Siapkan kain yang akan dibuat ecoprint, bentangkan pada alas yang rata, lapisi bagian bawahnya dengan menggunakan kertas koran.
Tempelkan dedaunan segar yang telah disiapkan pada kain dengan cara tulang daun harus menyentuh kain. Atur posisi daun sesuai keinginan.
Untuk memunculkan efek cermin dari corak daun, gunakan kain lain untuk menutupnya atau bisa juga dengan cara melipat kain hingga daun berada di tengah kain.
Langkah selanjutnya, lapisi dengan plastik, pukul-pukul atau ketuk secara merata bagian daun dengan menggunakan palu kayu sampai warna dan corak daun keluar.
Kemudian, perhatikan warna dan corak daun yang menempel pada kain, biarkan selama 15 menit sampai kering.
Setelah itu, lepaskan daun yang menempel pada kain secara perlahan.
Biarkan kain hingga tiga hari atau satu minggu untuk mendapatkan hasil terbaik.
Terakhir adalah melakukan fiksasi, siapkan air dalam baskom dan masukkan tawas.
Rendam kain pada air yang dicampur tawas selama satu jam.
Setelah satu jam, angkat kain dan jemur sampai kering.
Selamat! Produk ecoprint sudah jadi.
Itulah cara membuat ecoprint dengan menggunakan teknik pounding yang cocok bagi pemula. Perlu diketahui, setiap jenis kain yang digunakan akan memengaruhi hasil dari produk ecoprint itu sendiri.
Misalnya, kain sutera akan menghasilkan warna yang lebih tajam daripada kain katun. (LAIL)
Baca juga: Cara Memainkan Pianika bagi Pemula dengan Mudah
