Konten dari Pengguna

Cara Membuat Kajian Teori dan Contohnya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat kajian teori. Pexels/Jehshoot
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat kajian teori. Pexels/Jehshoot

Membuat kajian teori merupakan langkah penting dalam penelitian yang membantu mengidentifikasi dasar dari suatu fenomena atau topik tertentu. Untuk itu, kita perlu pelajari cara membuat kajian teori agar dapat menganalisis suatu peristiwa.

Dikutip dari buku Metodologi Penelitian Kajian Teoritis dan Praktis Bagi Mahasiswa, Dr. Nizamuddin, S.E., (2021:40), teori kajian memberikan penjelasan dibalik kejadian tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumen yang ada untuk membangun teori berdasarkan data.

Cara Membuat Kajian Teori

Ilustrasi cara membuat kajian teori. Pexels/Andrea.

Berikut adalah cara membuat kajian teori yang dapat dijadikan inspirasi:

1. Mengidentifikasi Tujuan Kajian Teori

Langkah pertama adalah mengidentifikasi tujuan dari kajian teori tersebut.

Apakah Anda ingin memahami dasar-dasar teori dari suatu konsep, mengkaji perkembangan teori dari waktu ke waktu, atau mengevaluasi kekurangan-kekurangan dari teori yang sudah ada? Tentukan tujuan tersebut agar kajian teori Anda berfokus dan terarah.

2. Menentukan Batasan Ruang Lingkup

Tentukan batasan ruang lingkup kajian teori. Fokuskan pada teori yang relevan dan berhubungan langsung dengan topik penelitian. Hindari mencakup terlalu banyak teori yang tidak relevan, agar analisis lebih mendalam.

3. Melakukan Tinjauan Pustaka

Mulailah dengan melakukan tinjauan pustaka untuk mengumpulkan referensi teori terkini dan terpercaya. Baca artikel-artikel jurnal, buku-buku, dan sumber-sumber akademis lainnya yang relevan dengan topik penelitian.

Catat dan dokumentasikan sumber-sumber tersebut untuk referensi selanjutnya.

4. Analisis dan Pemilihan Teori

Setelah mengumpulkan berbagai referensi, lakukan analisis terhadap teori yang relevan. Identifikasi kesamaan, perbedaan, dan kontribusi masing-masing teori terhadap pemahaman topik penelitian.

Kemudian, pilih beberapa teori yang paling sesuai untuk mendukung penelitian.

5. Pengorganisasian Kajian Teori

Susun kajian teori dengan baik dan terstruktur. Mulailah dengan memberikan gambaran umum tentang topik penelitian dan pentingnya kajian teori dalam memahami fenomena tersebut.

Kemudian, uraikan setiap teori yang dipilih dengan menguraikan konsep-konsep utama, prinsip-prinsip, dan temuan-temuan pentingnya.

Contoh Kajian Teori

Ilustrasi cara membuat kajian teori. Pexels/Karolina.

Berikut adalah contoh kajian teori:

Pengaruh Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja

Tujuan kajian teori ini adalah untuk memahami pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Batasan ruang lingkup kajian ini adalah melihat teori-teori yang berfokus pada hubungan antara media sosial dan depresi serta kecemasan pada remaja.

Tinjauan pustaka menghasilkan beberapa teori yang relevan, termasuk teori "media sosial sebagai alat pembanding sosial" yang menyatakan bahwa remaja cenderung membandingkan diri dengan orang lain di media sosial, yang dapat memicu perasaan tidak puas dengan diri sendiri.

Selain itu, teori lain menyebutkan bahwa interaksi sosial yang berkurang akibat penggunaan media sosial dapat menyebabkan isolasi sosial dan penurunan kesejahteraan mental remaja.

Kajian teori ini menyimpulkan bahwa media sosial memainkan peran penting dalam kesehatan mental remaja. Dengan memahami teori-teori ini, diharapkan upaya dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif media sosial pada kesehatan mental remaja.

Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas, para peneliti dapat menyusun kajian teori yang terarah, terfokus, dan informatif.

Baca juga: Cara Membuat Studi Kasus untuk Penelitian, Mahasiswa Wajib Tahu