Konten dari Pengguna

Cara Membuat Video Pembelajaran yang Kreatif dan Tidak Membosankan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Video Pembelajaran, Foto: Pexels/Boris Pavlikovsky
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Video Pembelajaran, Foto: Pexels/Boris Pavlikovsky

Video pembelajaran menjadi salah satu media pembelajaran yang paling banyak digunakan oleh para guru sebagai penunjang saat mengajar. Cara membuat video pembelajaran yang kreatif perlu diketahui di era digital ini.

Mengutip dari Pengertian Video Pembelajaran dan Karakteristiknya, dalam situs an-nur.ac.id, video pembelajaran adalah media untuk mentransfer pengetahuan dan dapat digunakan sebagai bagian dari proses belajar.

Cara Membuat Video Pembelajaran yang Kreatif

Ilustrasi Cara Membuat Video Pembelajaran, Foto: Pexels/Katerina Holmes

Untuk para guru yang ingin tampil kreatif, ada tata cara membuat video pembelajaran yang kreatif dan tidak membosankan yang bisa dicoba, seperti berikut ini:

1. Tentukan Tema/Topik Pembelajaran

Cara membuat video pembelajaran yang pertama adalah dengan menentukan tema atau topik materi yang akan diajarkan. Gunakan silabus atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sebagai acuan dalam membuat video pembelajaran.

Perlu diingat juga, jangan sampai video yang dibuat melenceng dengan tema. Jika hal itu terjadi, bisa menyebabkan media yang tidak efektif dalam kegiatan belajar mengajar.

2. Merencanakan Konsep Video

Cara membuat video pembelajaran berikutnya adalah merencanakan konsep video yang akan dibuat. Dalam tahap ini, seorang guru harus melakukan identifikasi seperti apa video yang ingin dibuat.

Tak hanya itu, guru juga harus tahu bagaimana target audiens-nya, bagaimana cara pengambilan gambarnya, berapa lama durasi videonya, di mana tempat pengambilan gambarnya, aplikasi apa yang akan digunakan, dan lain sebagainya.

3. Membuat Storyboard

Storyboard ini adalah panduan dalam membuat video. Di dalam storyboard ini dapat dicantumkan skenario dari video yang akan dibuat, siapa tokohnya, bagaimana dialognya, cara pengambilan gambarnya, properti yang dibutuhkan dan lain sebagainya.

4. Proses Pembuatan Video

Setelah mempersiapkan Storyboard, peralatan, dan juga properti yang dibutuhkan sudah siap, kini tiba saatnya untuk melakukan proses perekaman atau pembuatan video tersebut.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika membuat video, misalnya pencahayaan, angle pengambilan gambar, hingga latar pengambilan gambar.

5. Proses Mengolah dan Mengedit Video

Tahap terakhir dari proses pembuatan video adalah mengolah dan mengedit video. Dalam membuat video, biasanya kita mengambil gambar atau merekam secara terpisah-pisah.

Dalam tahap inilah, seorang guru harus menggabungkan video-video rekaman yang berhasil diambil menjadi satu kesatuan video pembelajaran yang menarik.

Demikianlah beberapa cara membuat video pembelajaran yang kreatif dan tidak membosankan. Silahkan ikuti urutan lembut video di atas. Selamat mencoba! (IF)

Baca juga: Cara Mencari Keliling Persegi Panjang dan Contoh Soalnya