Cara Menanam Alpukat agar Cepat Berbuah

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alpukat (Persea americana) merupakan tanaman buah yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Alpukat termasuk tanaman buah yang sangat cocok untuk daerah tropis. Cara menanam alpukat bisa dilakukan di rumah ataupun di lahan luas.
Alpukat memiliki rasa buah yang khas dan juga memiliki nilai ekonomi yang cukup bagus sebagai salah satu komoditas buah-buahan terbaik.
Selain dapat menguntungkan dari segi ekonomi, alpukat juga bisa memberikan kelebihan dalam hal kesehatan karena buah alpukat dikenal memiliki nila gizi yang tinggi, sebagaimana dikutip dari buku Petunjuk dalam Bercocok Tanam Alpukat di Pekarangan, Juan Pratama, dkk, (2020, 9).
Cara Menanam Alpukat
Cara menanam alpukat ini cukup sederhana. Mulailah dengan proses pembibitan, persiapan media tanam, proses penanaman, hingga perawatan tanaman alpukat.
Ketahui cara menanam alpukat agar cepat berbuah berikut ini.
1. Persiapan Bibit Alpukat
Bibit alpukat dapat diperoleh dengan tiga cara, yaitu dengan cara cangkok atau setek batang, biji, dan okulasi atau sambung pucuk. Apabila ingin menanam alpukat dari biji, maka diperlukan penyemaian biji terlebih dahulu.
Buah alpukat yang sudah tua dibelah, kemudian bijinya diambil. Selanjutnya, biji dijemur selama sekitar tiga jam, lalu letakkan di tempat yang teduh.
Lakukan perawatan pada biji benih hingga tumbuh menjadi bibit dengan ketinggian sekitar 1 meter atau siap dipindah tanamkan di lahan tanam.
2. Persiapan Lahan
Sambil menunggu benih alpukat tumbuh menjadi bibit, siapkan lahan untuk menanam alpukat. Tanaman alpukat membutuhkan tanah yang gembur.
Agar tanah gembur, maka lakukanlah proses pengolahan lahan dengan traktor/bajak. Selanjutnya yaitu dengan membuat bedengan dan taburkan pupuk kandang/bokashi/kompos sebanyak 10-20 ton per ha.
Pupuk kandang ini berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah pada lahan yang akan ditanami alpukat. Apabila pH tanah rendah/asam, maka taburkan dolomite/kapur pertanian untuk meningkatkan pH tanah hingga menjadi pH 6 – 7.
3. Persiapan Lubang Tanam
Setelah lahan tanam siap, selanjutnya buatlah lubang tanam dengan ukuran lubang tanam sekitar 60 x 60 cm dengan kedalaman sekitar 60 hingga 80 cm.
Namun, jika menanam bibit alpukat dari biji, maka lubang tanam dibuat lebih dalam. Jika bibit yang akan ditanam banyak, maka lubang tanam dibuat dengan jarak yang sama, yaitu sekitar 6 x 6 meter.
Setelah lubang tanam telah dibuat, selanjutnya isi lubang tanam dengan pupuk kandang hingga dua pertiga bagian lubang tanam. Biarkan pupuk meresap sempurna dalam tanah maka diamkan lubang tanam selama sekitar tiga hingga empat minggu.
4. Menanam Bibit Alpukat
Pindahkan bibit yang sudah disiapkan sebelumnya lubang tanam yang telah disiapkan. Buka plastik polybag secara perlahan, dan usahakan agar tanah pada polybag tidak hancur.
Masukkan dan tanam bibit pada lubang tanam. Setelah bibit ditanam, siram dengan rutin.
Baca Juga: Cara Menanam Kemangi di Rumah Saja
Itulah cara menanam alpukat. Manfaat buah alpukat sangat bagus untuk kesehatan karena mengandung vitamin a, vitamin e, potasium, kalium, lemak tak jenuh, dan zat besi.(glg)
