Konten dari Pengguna

Cara Mencari Kuat Arus Listrik yang Mengalir di Rangkaian

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Cara Mencari Kuat Arus Listrik, Unsplash/ Nicolas Thomas
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mencari Kuat Arus Listrik, Unsplash/ Nicolas Thomas

Rumus dan cara mencari kuat arus listrik biasanya dapat ditemukan dalam materi pelajaran Fisika. Arus listrik adalah aliran muatan listrik yang mengalir melalui penghantar listrik di suatu rangkaian. Muatan listrik ini biasanya berupa elektron yang bergerak dari satu titik ke titik yang lain dalam penghantar.

Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir. Muatan listrik ini mengalir pada penghantar setiap detik. Satuan kuat arus listrik ini biasa disimbolkan dengan huruf l, sedangkan kuat satuan adalah Ampere.

Cara Mencari Kuat Arus Listrik

Cara Mencari Kuat Arus Listrik, Unspalsh/ Rob Lambert

Mengutip dari buku Fisika SMP/MTs Kelas IX (KTSP) oleh Budi Suryatin, berikut cara mencari kuat arus listrik di pelajaran Fisika yang bisa dijadikan sumber pembelajaran.

Rumus Kuat Arus Listrik

Kuat arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang mengalir dalam kawat penghantar di setiap waktu. Rumus kuat arus listrik menggunakan Hukum Ohm. Berikut rumus selengkapnya:

I = Q / t

Keterangan:

𝐼 = kuat arus listrik (A = Ampere)

Q = jumlah muatan listrik (C = coulomb)

t = waktu (s = second)

Selain rumus di atas, terdapat 1 rumus yang menghubungkan kuat arus listrik dengan beda potensial untuk menghitung hambatan arus listrik yaitu:

I = V / R

Keterangan:

I : kuat arus listrik (Ampere)

V : hambatan listrik (Ω atau ohm)

R : beda potensial listrik (Volt)

Contoh Soal dan Cara Mencari Kuat Arus Listrik

Agar lebih mudah untuk memahami cara mencari kuat arus listrik, tentunya perlukan di praktikan secara langsung. Siswa bisa coba menyelesaikan soal berikut dengan rumus yang di atas:

  1. Sebuah baterai memiliki tegangan 3 volt dihubungkan dengan sebuah hambatan. Sedangkan kuat arus listrik yang mengalir adalah ½ ampere. Berapa nilai hambatan tersebut?

Jawaban:

V = 3 volt

I = ½ A

Ditanya:

R = …?

Jawab:

R=V/I

R 3/(1/2)=6 V

Jadi, nilai hambatannya adalah 6 Volt.

  1. Sebuah resistor memiliki hambatan sebesar 0,5 Kilo Ohm yang dihubungkan dengan sebuah baterai. Ketika arus yang mengalir pada resistor sebesar 6 mA. Berapakah besar tegangan dari baterai tersebut?

Jawaban:

Diketahui:

R = 0,5 KiloOhm = 500 Ohm

I = 6 mA = 0,006 A

Ditanya:

V =…?

Jawab:

V = I × R

V = 0,006 × 500

V = 3 Volt

Jadi, besar tegangan baterai adalah 3 Volt.

Demikianlah cara mencari kuat arus listrik yang mengalir di rangkaian. Dalam mata pelajaran Fisika tentunya tidak akan asing dengan materi kuat arus listrik, khususnya penerapan rumus seperti yang ada di contoh soal dalam artikel ini. (ananda)

Baca Juga: Cara Membuat Nama FF Spasi Kosong yang Aman