Cara Mengaduk Tepung agar Tidak Menggumpal Tanpa Mixer Antigagal

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tepung menjadi salah satu bahan utama dalam membuat berbagai makanan, seperti kue sampai gorengan. Namun, banyak yang mengeluhkan tepung menggumpal. Padahal, terdapat cara mengaduk tepung agar tidak menggumpal dengan mudah.
Apabila tepung menggumpal membuat hasil kue atau gorengan kurang maksimal. Namun jika menggunakan mixer, adonan yang dibuat tidak banyak atau tidak memiliki alat tersebut.
Cara Mengaduk Tepung agar Tidak Menggumpal Antigagal
Dikutip dari buku Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan, Wisnu Cahyadi, (2023), tepung adalah makanan yang diolah dari biji-bijian, umbi-umbian, atau kacang-kacangan yang digiling sampai halus.
Pada awalnya, warna dari penggilingan tersebut menyesuaikan dengan warna dari bahan yang digunakan. Namun pabrikan biasa menambahkan bahan pemutih dan pematang yang diharapkan dapat memproses pematangan dan mendorong pengembangan adonan.
Sebab, proses ini digunakan untuk meniadakan pematangan dan dapat disimpan dalam jangka waktu lama. Jika ditambahkan dengan yeast dapat mencegah kemunduran adonan tepung selama penyimpanan.
Dengan beragamnya bahan yang digunakan, terdapat berbagai jenis tepung yang beredar di pasaran, di antaranya:
1. Tepung Terigu
Tepung terigu adalah jenis tepung yang berasal dari biji gandum yang telah dikupas kulitnya. Tepung terigu dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kandungan proteinnya berupa protein rendah, protein sedang, dan protein tinggi.
Tepung terigu dengan protein tinggi yang mengandung sekitar 12% protein. Untuk tepung terigu dengan protein sedang memiliki kadar protein sekitar 9%.
2. Tepung Tapioka
Tepung tapioka berasal dari pati singkong yang memiliki kandungan protein yang sangat rendah. Tepung tapioka sering digunakan sebagai perekat dalam berbagai jenis makanan dan pengental kuah pada tumisan.
3. Tepung Sagu
Tepung sagu berasal dari bagian batang pohon aren atau sagu. Proses pembuatannya dengan cara pengikisan batang pohon dihaluskan dan dicampur dengan air, lalu didiamkan hingga mengendap.
Endapan tersebut selanjutnya dikeringkan hingga berbentuk tepung. Tepung sagu memiliki tekstur yang agak kesat dan berpasir.
4. Tepung Jagung
Tepung jagung terbagi menjadi dua jenis, yaitu tepung jagung (corn flour) dan tepung maizena (corn starch). Tepung jagung terbuat dari biji jagung utuh yang digiling dengan kandungan gizi yang lebih tinggi.
Sementara tepung maizena terbuat dari endosperma atau pati jagung yang memiliki warna putih dan kaya karbohidrat. Tepung ini umumnya digunakan sebagai bahan pengental, pelembut, memberikan tekstur renyah pada makanan.
5. Tepung Kentang
Tepung kentang berasal dari proses pelumatan kentang dengan air secara berulang untuk mendapatkan sari pati. Tepung ini sering digunakan dalam pembuatan kue, seperti donat kentang, dan juga berfungsi untuk mengentalkan adonan pada sup.
Meskipun sering digunakan untuk berbagai makanan, akan tetapi, tepung yang halus ini memiliki kekurangan, yakni mudah menggumpal jika diaduk, terutama saat membuat adonan kue atau gorengan.
Padahal, terdapat cara mengaduk tepung agar tidak menggumpal dengan mudah, yakni:
Masukkan tepung ke dalam wadah;
Campurkan dengan memasukkan air dingin sedikit demi sedikit;
Aduk terus menerus saat menambah air agar terhindar dari gumpalan;
Jika ingin ditambah air panas, masukkan juga sedikit demi sedikit. Sebab jika dimasukkan sekaligus akan terjadi perubahan suhu secara ekstrem;
Gunakan alat pengaduk atau sendok kayu untuk mencampurkannya agar mudah meratakan campuran dan terhindar dari gumpalan.
Baca Juga: Cara Membuat Tepung Crispy Sendiri di Rumah sebagai Bumbu yang Lezat
Itulah penjelasan singkat tentang cara mengaduk tepung agar tidak menggumpal. Dengan begitu makanan yang dihasilkan lebih enak tanpa ada tekstur dan rasa aneh dari gumpalan tepung. (MZM)
