Konten dari Pengguna

Cara menggunakan IF di Excel beserta Rumus dan Fungsinya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menggunakan IF di Excel, Foto: Unsplash/ Rubaitul Azad
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menggunakan IF di Excel, Foto: Unsplash/ Rubaitul Azad

Microsoft Excel merupakan aplikasi yang banyak digunakan karena kegunaannya yang cukup membantu dalam pekerjaan, termasuk rumus-rumus di dalamnya.

Salah satunya adalah rumus IF yang dapat memudahkan seseorang dalam mengolah data. Artikel ini akan membahas cara menggunakan IF di Excel yang penting untuk diketahui khususnya bagi pengguna baru.

Cara Menggunakan IF di Excel berikut Fungsinya

Cara Menggunakan IF di Excel, Foto: Unsplash/ Scott Graham

Sebelum membahas cara menggunakan IF di Excel, ada baiknya mengetahui lebih dahulu mengenai fungsi rumus IF dalam Microsoft Excel.

Dikutip dari Buku Sakti Kuasai Excel, tulisan Adib Mubarok menyebutkan bahwa fungsi IF adalah sebagai penerapan fungsi logika untuk mendapatkan beberapa kemungkinan dengan mengacu pada kondisi objek.

Dalam Microsoft Excel rumus ini digunakan untuk menentukan nilai benar dan salah.

Penulisan rumus IF selalu diawali dengan karakter sama dengan (=), dibatasi dengan kurung buka dan tutup, serta dua format umum rumus IF pada Microsoft Excel, yaitu menggunakan pemisah koma dan titik koma.

Berikut adalah beberapa rumus IF sederhana yang dapat memudahkan pengguna, khususnya bagi pemula:

Rumus IF Dasar Pertama

Berikut adalah cara pertama menggunakan rumus IF tunggal yang bisa digunakan:

  1. Klik sel yang akan menggunakan rumus IF, misalnya pada sel C2

  2. Ketik rumus IF pada Formula Bar, misalnya =IF (untuk mengawali fungsi IF)

  3. Membuat argumen untuk menguji kriteria yang diinginkan

  4. Terdapat dua kriteria pengujian sebagai contoh yaitu, jika >= 80, maka LULUS dan jika <80 maka GAGAL

  5. Masukkan kriteria pertama untuk logical_test

  6. Klik sel yang akan diuji (B2), ketik >=80. Pastikan rumus yang ditulis menjadi =IF (B2>=80

  7. Masukkan argumen value_if_true, yang berarti B2 berisi nila >=80, maka hasil ini yang akan diberikan Excel.

  8. Ketik LULUS atau rumus menjadi =IF(B2>=70, “LULUS”

Rumus IF Kedua

Berikut adalah cara menggunakan rumus IF tunggal yang dapat digunakan untuk data numerik atau teks:

  1. Masukkan argumen value_if_false values apabila logical_test tidak benar.

  2. Apabila nilai pada sel B2 tidak berisi >=80, maka Excel akan memberikan hasil sesuai value_if_false.

  3. Ketika “GAGAL” kemudian ketik tanda tutup kurung dan tekan enter sehingga rumus IF menjadi =IF(B2>80,”LULUS”,”GAGAL”).

  4. Lakukan AutoFill untuk perhitungan secara otomatis.

  5. Gunakan fitur AutoFill untuk menghitung nilai pada sel B3 hingga B6 tanpa mengulangi penulisan rumus.

Rumus IF Bertingkat “And”

Salah satu rumus bertingkat dalam IF adalah “And”. Pada kriteria ini, penggunaan IF dan And adalah sebagai pengujian dua atau lebih kriteria yang saling berhubungan atau sejenis. Rumus IF bertingkat dapat ditulis sebagai berikut:

=IF(logical_test1, IF(logical_test2,[value_if_true2],[value_if_false2]),[value_if_false1]

Contoh soal:

Siswa dinyatakan LULUS apabila memenuhi standar nilai kelulusan setidaknya untuk kedua nilai (MID dan UAS). Dan sebaliknya, siswa dinyatakan GAGAL apabila tidak memenuhi standar kelulusan tersebut dengan nilai sebagai berikut:

Nilai MID = 80

Nilai UAS = 80

Tahapan menggunakan IF bertingkat “And” sebagai berikut:

  1. Masukkan fungsi IF beserta logical_test dan operator pemisah rumus (,) atau (;).

  2. Rumus yang tertulis akan menjadi =IF(B2>75,

  3. Masukkan logical_test beserta operator pemisah rumus (,) atau (;) untuk fungsi IF kedua.

  4. Rumus kedua akan tertulis menjadi =IF(B2>=75,IF(C2>=80,”LULUS”,

  5. Masukan value_if_false dengan ditulis dalam rumus menjadi =IF(B2>=80,IF(C2>=80,”LULUS”,”GAGAL”),”GAGAL”).

  6. Klik Enter untuk melihat hasilnya.

Rumus IF Bertingkat “Or”

Selain rumus IF “And”, terdapat juga rumus IF "Or" yang bisa ditulis sebagai berikut:

=IF(B7>=80,”LULUS”,GAGAL”)

Contoh Soal:

Nilai 80 sampai 100 adalah LULUS

Nilai di bawah 80 adalah GAGAL

Dalam perhitungan yang tidak berhubungan, data yang diuji perlu sama yakni berbasis angka. Berikut adalah tahapan menggunakan IF bertingkat “Or” sebagai berikut:

  1. Masukkan pengujian Logical_test = IF(B7<80,

  2. Apabila (benar) nilai pada Cell B7 lebih kecil dari 80, maka Excel akan memberikan hasil value_if_true.

  3. Apabila nilai pada Cell B7 tidak lebih kecil dari 80 maka Excel akan memberikan hasil dari value_if_false.

  4. Apabila logical_test benar, maka hasilnya value_if_true =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,”LULUS”.

  5. Apabila logical_test salah, maka hasilnya value_if_false =IF(B7<70,”GAGAL”,IF(B7<=100,”LULUS”,”DATA SALAH”.

Begitulah cara menggunakan IF di Excel beserta dengan rumus dan fungsinya, semoga ulasan ini dapat membantu. Khususnya dalam menyelesaikan pekerjaan yang mengharuskan untuk memakai rumus ini.

Baca Juga: Cara Membuat Ranking di Excel dengan Rumus Sederhana