Cara Menghitung Akar Kuadrat dalam Matematika dan Contohnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akar kuadrat adalah salah satu operasi matematika dasar. Untuk kamu yang belum memahaminya, Tips dan Trik akan memberikan cara menghitung akar kuadrat dalam matematika serta beberapa contoh soalnya.
Akar kuadrat digunakan untuk menghitung nilai akar dari suatu bilangan. Operasi ini sering digunakan dalam berbagai bidang ilmu, seperti matematika dan fisika.
Cara Menghitung Akar Kuadrat dalam Matematika
Mengutip dari laman cuemath.com, berikut adalah cara menghitung akar kuadrat dalam matematika beserta contohnya:
Untuk menghitung akar kuadrat, pertama-tama kamu harus menentukan bilangan yang akan diakarkan. Misalnya, menghitung akar kuadrat dari 16.
√16 = 4
Artinya, akar kuadrat dari 16 adalah 4. Kita dapat memverifikasinya dengan mengalikan 4 dengan dirinya sendiri, yaitu 4 x 4 = 16
Contoh lain adalah menghitung akar kuadrat dari bilangan desimal seperti 2,25.
√2,25 = 1,5
Artinya, akar kuadrat dari 2,25 adalah 1,5. Kita juga dapat memverifikasinya dengan mengalikan 1,5 dengan dirinya sendiri, yaitu 1,5 x 1,5 = 2,25
1. Akar kuadrat dalam matematika
Akar kuadrat sering digunakan dalam matematika untuk menghitung panjang sisi segitiga. Contohnya, pada segitiga siku-siku dengan panjang sisi miring 5, kamu dapat menggunakan rumus Pythagoras untuk menghitung panjang sisi lainnya:
a² + b² = c²
Di mana a dan b adalah panjang sisi-sisi lainnya dan c adalah panjang sisi miring. Dalam kasus ini, kita dapat menghitung akar kuadrat dari (5² - 3²) untuk mendapatkan panjang sisi lainnya:
√(5² - 3²) = √16 = 4
Artinya, panjang sisi lainnya adalah 4.
2. Akar kuadrat dalam fisika
Dalam fisika, akar kuadrat sering digunakan untuk menghitung kecepatan atau percepatan benda. Contohnya, jika sebuah benda bergerak dengan percepatan 25 m/s² dan waktu 4 detik, kamu dapat menggunakan rumus:
v = a x t
Di mana v adalah kecepatan, a adalah percepatan, dan t adalah waktu. Kamu dapat menghitung kecepatan benda dengan mengalikan percepatan dengan waktu:
v = 25 m/s² x 4 s = 100 m/s
Kamu juga dapat menghitung jarak yang ditempuh benda dengan menggunakan rumus:
s = ½ x a x t²
Di mana s adalah jarak, a adalah percepatan, dan t adalah waktu. Kamu dapat menghitung jarak yang ditempuh benda dengan mengalikan ½ dengan percepatan dan waktu yang dikuadratkan:
s = ½ x 25 m/s² x (4 s)²
s = ½ x 25 m/s² x 16 s² = 200 m
3. Akar kuadrat dalam statistika
Akar kuadrat juga dapat digunakan untuk menghitung variasi atau deviasi standar dalam statistik.
Contohnya, pada kumpulan data seperti 2, 4, 6, 8, dan 10, kamu dapat menghitung rata-rata dari data tersebut:
(2 + 4 + 6 + 8 + 10) / 5 = 6
Kamu juga dapat menghitung variasi atau deviasi standar dari data tersebut dengan menggunakan rumus:
√[(Σ(x - μ)²) / N]
Di mana x adalah nilai data, μ adalah rata-rata data, dan N adalah jumlah data.
Pada contoh soal di atas, variasi dari data tersebut adalah:
√[((2 - 6)² + (4 - 6)² + (6 - 6)² + (8 - 6)² + (10 - 6)²) / 5] = √8
Artinya, variasi atau deviasi standar dari data tersebut adalah √8.
Demikianlah pembahasan mengenai cara menghitung akar kuadrat dalam matematika. Semoga bermanfaat.
Baca Juga: Cara Menghitung Luas Persegi Panjang dalam Matematika
