Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Angka Ketergantungan Suatu Penduduk

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Angka Ketergantungan. Sumber: Unsplash/Matt.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Angka Ketergantungan. Sumber: Unsplash/Matt.

Cara menghitung angka ketergantungan suatu penduduk termasuk ilmu ekonomi dan demografi, untuk mengukur proporsi penduduk berdasarkan kelompok usia tidak produktif secara ekonomi terhadap jumlah penduduk yang produktif.

Perhitungan akan ketergantungan dikutip dari www.columbia.edu, memakai rasio populasi yang menggambarkan tingkat keseimbangan antara dua elemen populasi orang-orang yang produktif dan tidak produktif.

Cara Menghitung Angka Ketergantungan Penduduk

Ilustrasi Cara Menghitung Angka Ketergantungan. Sumber: Unsplash/Matt.

Begini cara menghitung angka ketergantungan suatu penduduk beserta rumus rasio ketergantungan.

1. Jenis Angka Ketergantungan Penduduk

Jenis angka ketergantungan penduduk pada umumnya terbagi menjadi dua, antara lain:

  1. Angka ketergantungan anak-anak, diukur dari jumlah penduduk yang berada di bawah usia 15 tahun.

  2. Angka ketergantungan lansia, diukur berdasarkan jumlah penduduk yang berusia 65 tahun ke atas.

Apabila diperhatikan dari dua indikator ini, memberikan gambaran tentang jumlah individu yang membutuhkan dukungan atau tidak memerlukan dukungan ekonomi.

2. Menghitung Angka Ketergantungan Penduduk

Sebelum masuk ke dalam langkah menghitung angka ketergantungan, ketahui dulu rumusnya:

  • Angka ketergantungan = jumlah penduduk nonproduktif ÷ jumlah penduduk produktif × 100

Kemudian, berikut adalah langkah-langkah menghitung angka ketergantungan suatu penduduk:

  1. Tentukan kelompok usia yang dihitung, misal perhitungan angka ketergantungan anak-anak, kelompok usia yang dipertimbangkan adalah di bawah 15 tahun, sedangkan lansia maka kelompok usia yang akan dipertimbangkan adalah 65 tahun ke atas.

  2. Mengetahui data jumlah individu dalam kelompok usia yang ditentukan. Data kependudukan biasanya dalam bentuk statistik demografi, dikeluarkan oleh badan statistik nasional maupun lembaga terkait.

  3. Selain itu, cari juga data jumlah individu dalam kelompok usia produktif. Kelompok usia produktif yag berkisar antara 15 sampai 64 tahun.

  4. Sebagai persentase dari jumlah individu dalam kelompok usia produktif, yaitu melakukan perhitungan jumlah individu dalam kelompok usia yang ditentukan.

  5. Apabila jumlah individu di bawah 15 tahun adalah 25 juta dan dalam kelompok usia produktif adalah 100 juta, maka dihitung dengan rumus angka ketergantungan anak-anak akan menjadi [(25 juta / 100 juta) x 100%= 25%].

  6. Perhitungan angka ketergantungan lansia, [(100 juta / 25 juta) x 100 %= 15%].

  7. Dari hasil perhitungan angka ketergantungan anak-anak 25% dan angka ketergantungan lansia adalah 15%, maka total angka ketergantungan total akan menjadi 25% + 15% = 40%.

Baca Juga: 5 Cara Mencari Keuntungan untuk Bisnis Online

Melalui ulasan cara menghitung angka ketergantungan, sekarang pembaca dapat lebih memahami bagaimana perhitungan angka ketergantungan sesuai jumlah penduduk dan usia, yaitu anak-anak dan lansia. (Fiqa)