Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Biaya Listrik Per Bulan secara Online dan Manual

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Biaya Listrik Per Bulan. Unsplash/Anthony Idraus.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Biaya Listrik Per Bulan. Unsplash/Anthony Idraus.

Cara menghitung biaya listrik per bulan penting untuk diketahui guna memastikan tarif yang harus dibayarkan. Besaran tagihan listrik antara satu pelanggan dengan pelanggan lainnya bisa berbeda setiap bulannya, tergantung pemakaiannya.

Dikutip dari situs pln.co.id, tagihan listrik yang dibayarkan akan ditetapkan oleh pihak PLN setiap tanggal 20 setiap bulannya. Tagihan tersebut merupakan hasil penggunaan listrik bulan sebelumnya.

Cara Menghitung Biaya Listrik Per Bulan

Ilustrasi Cara Menghitung Biaya Listrik Per Bulan. Unsplash/chuttersnap.

Berikut adalah cara menghitung biaya listrik per bulan secara online dan manual dengan mudah.

1. Menghitung secara Online

Pengguna dapat mengetahui biaya listrik per bulan secara online menggunakan aplikasi PLN Mobile. Berikut tata caranya:

  1. Unduh aplikasi PLN Mobile melalui Google Play Store (Android) atau Apple Store (iPhone).

  2. Buka aplikasi, daftarkan diri atau masuk ke akun yang sudah terdaftar.

  3. Pada halaman utama, silakan isi informasi seperti nama lengkap, IDPEL/Nomor Meter, lokasi, nomor handphone, email, dan kata sandi dengan enam digit.

  4. Pada beranda aplikasi PLN Mobile pilih tab 'Informasi' , lalu ketuk 'Informasi Tagihan dan Token Listrik'.

  5. Di halaman 'Informasi Tagihan dan Token Listrik', terdapat grafik yang menunjukkan fluktuasi pemakaian dan jumlah tagihan listrik.

  6. Pada grafik garis hijau mewakili jumlah tagihan dalam rupiah, sedangkan untuk menunjukkan pemakaian listrik dalam kWh meter terdapat pada garis kuning.

  7. Pengguna dapat menghitung besaran tagihan dan memastikan apakah sesuai dengan pemakaian listrik yang dikonsumsi selama sebulan atau tidak dengan menggunakan data yang ada di aplikasi.

2. Menghitung secara Manual

Cara selanjutnya yang dapat dilakukan untuk menghitung biaya listrik per bulan adalah secara manual. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama ketahui besar daya yang digunakan terlebih dahulu. tarif listrik PLN dibedakan berdasarkan tingkatan daya, di antaranya 900 VA, 2.200 VA, hingga 6.600 VA. daya 900 VA dikenakan biaya sebesar Rp1.352,00 per kWh.

  2. Untuk golongan daya 1.300 VA hingga 6.600 VA ke atas biaya per kWh diketahui sebesar Rp1.444,70.

  3. Setelah itu, identifikasi jumlah daya dan durasi pemakaian alat elektronik. Caranya cukup mengalikan daya barang elektronik, jumlah barang elektronik, dan durasi waktu pemakaian per jam. Contohnya sebagai berikut:

  4. Pemakaian 10 lampu dengan daya listrik masing-masing 25 watt selama 12 jam. Maka estimasi dayanya 10 x 25 x 12 = 3.000 watt. Dan lanjutkan dengan mengidentifikasi besaran daya alat elektronik lainnya.

  5. Selanjutnya, hitung besaran tarif listrik yang harus dibayarkan dengan menjumlahkan seluruh estimasi penggunaan daya listrik.

  6. Selanjutnya, ubah menjadi satuan kilowatt per jam atau kWh. Setelah itu, kalikan dengan tarif dasar listrik sesuai golongan.

  7. Misalnya menggunakan daya golongan 900 VA, maka biaya listrik dalam sehari sebesar 20,85 x Rp1.352 = Rp28.189,2.

  8. Untuk menghitung biaya listrik per bulan, dapat dikalikan sebanyak 30 hari. Maka Rp28.189,2 x 30 hari = Rp845,676.

Itulah dua cara menghitung biaya listrik per bulan secara online dan manual. (LA)

Baca Juga: Cara Memasukkan Token Listrik dan Membelinya