Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Keliling Bangun Datar Tak Beraturan, Pelajar Harus Tahu

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menghitung Keliling Bangun Datar Tak Beraturan, Unsplash/Sven Mieke
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menghitung Keliling Bangun Datar Tak Beraturan, Unsplash/Sven Mieke

Cara menghitung keliling bangun datar tak beraturan harus dipahami dan dipelajari oleh para pelajar. Bangun datar terbagi menjadi dua yaitu bangun datar beraturan dan bangun datar tidak beraturan.

Mengutip dari Buku Kumpulan Rumus Matematika SD oleh Woro Vidya Ayuningtyas (2009: 51-58), ada delapan bentuk bangun datar yang diketahui, yaitu persegi, persegi panjang, segitiga, jajaran genjang, trapesium, belah ketupat, layang-layang, dan lingkaran.

Cara Menghitung Keliling Bangun Datar untuk Pelajar

Cara Menghitung Keliling Bangun Datar , Unsplash/Anoushka Puri

Tips dan Trik memberikan beberapa cara menghitung keliling bangun datar tak beraturan yang mudah dipahami:

1. Segitiga Sembarang

Segitiga sembarang adalah segitiga yang memiliki ketiga buah sudut dan sisinya berbeda-beda. Berikut adalah langkah-langkah menghitung keliling segitiga sembarang:

  • Langkah pertama: Mengukur panjang ketiga sisi segitiga (a, b, c)

  • Langkah kedua: Menjumlahkan panjang ketiga sisi segitiga (a + b + c)

Contoh: Sebuah segitiga memiliki panjang sisi a = 4 cm, b = 6 cm, dan c = 8 cm. Maka, keliling segitiga tersebut adalah sebagai berikut:

Keliling = a + b + c

Keliling = 4 + 6 + 8

Keliling = 18 cm

2. Trapesium

Trapesium adalah bangun datar yang memiliki dua pasang sisi sejajar, namun memiliki ukuran yang berbeda-beda. Berikut adalah langkah-langkah menghitung keliling trapesium:

  • Langkah pertama: Mengukur panjang kedua pasang sisi sejajar (a dan b)

  • Langkah ke dua: Mengukur panjang sisi-sisi lainnya (c dan d)

  • Langkah ke tiga: Menjumlahkan panjang semua sisi (a + b + c + d)

Contoh: Sebuah trapesium memiliki panjang sisi a = 4 cm, b = 8 cm, c = 6 cm, dan d = 5 cm. Maka, keliling trapesium tersebut adalah sebagai berikut:

Keliling = a + b + c + d

Keliling = 4 + 8 + 6 + 5

Keliling = 23 cm

Contoh Soal:

Perhatikan gambar di bawah!

Contoh Soal Keliling Bangun Datar, Screenshoot/ Ananda

Keliling daerah yang diarsir adalah ....

A. 46 cm

B. 96 cm

C. 116 cm

D. 126 cm

Jawab:

y = 26 cm

x = 22-(8+4)=10 cm

Cermati gambar, keliling daerah terarsir memenuhi:

K = 2(p+l)+2x

= 2(22+26)+2.10

= 2 (48)+20

= 96+20 = 116 cm.

Jadi, keliling bangun datar tidak beraturan itu adalah 116 cm. Jawaban (C).

Itulah beberapa cara menghitung keliling bangun datar tak beraturan yang mudah beserta contoh soalnya. Bagi pelajar yang masih belum memahami materi bangun datar, bisa memahami materi di atas dan mencoba mengerjakan soal tanpa melihat jawabannya. (ananda)

Baca Juga: Cara Memainkan Alat Musik Saron khas Jawa Tengah