Cara Menghitung KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal adalah nilai paling bawah dari siswa. Tujuan menghitung KKM ini untuk mengetahui seberapa baik prestasi yang dimiliki oleh siswa. Namun, masih banyak yang salah dalam cara menghitung KKM.
Saat menentukan nilai KKM, guru harus merumuskan bersama dengan kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan. Setiap sekolah tentu memiliki KKM yang berbeda-beda, apalagi dalam setiap mata pelajarannya.
Cara Menghitung KKM Pelajaran Sekolah
Dikutip dari buku Penilaian Belajar Siswa di Sekolah karya Herman Yosep Sunu Endrayanto (2014: 60), setiap kompetensi dasar memiliki kriteria ketuntusan yang ideal yaitu 75.
KKM ini memiliki fungsi sebagai acuan bagi guru melakukan penilaian ketercapaian kompetensi sesuai kompetensi dasar setiap mata pelajaran.
Bagi yang masih bingung cara menghitung KKM yang benar. Simak cara menghitung KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang benar di ulasan berikut ini.
Hitunglah jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran di setiap jenjang kelas.
Tentukan kekuatan atau nilai untuk setiap aspek atau komponen sesuai dengan kemampuan masing-masing aspek.
a. Aspek kompleksitas. Semakin komplek (sukar) KD maka nilainya semakin rendah, dan semakin mudah KD maka nilainya semakin tinggi.
b. Aspek sumber daya pendukung (sarana). Semakin tinggi sumber daya pendukung maka nilainya semakin tinggi.
c. Aspek intake. Semakin tinggi kemampuan awal siswa (intake) maka nilainya semakin tinggi pula.
Jumlah nilai setiap komponen, selanjutnya dibagi tiga untuk menentukan KKM setiap KD.
Jumlahkan seluruh KKM KD, selanjutnya dibagi dengan jumlah KD untuk menentukan KKM mata pelajaran
KKM setiap mata pelajaran pada setiap kelas tidak sama, tergantung pada kompleksitas KD, daya dukung, dan potensi siswa.
Komponen KKM
Dalam membuat KKM didasarkan pada tiga aspek yaitu karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut.
1. Karakteristik Peserta Didik
Karakter ini bisa dilihat pada tes diagnostik, sebelum mengikuti ujian, nilai rapor sebelumnya, atau dari nilai ulangan.
2. Karakteristik Mata Pelajaran
Karakteristik mata pelajaran dipakai untuk melihat tingkat kesulitan tiap mata pelajaran yang dijelaskan. Hal yang pelru diperhatikan adalah analisis KD, kedalaman KD, keluasan KD yang sedang dibahas.
3. Kondisi Satuan Pendidikan
Kondisi ini meliputi kompetensi pendidik, jumlah peserta didik, predikat sekolah, dan sarana prasarana yang ada.
Baca Juga: Cara Menghitung Pengurangan dalam Ilmu Matematika
Demikian uraian mengenai cara menghitung KKM yang perlu diketahui. Setiap mata pelajaran tentu memiliki KKM yang berbeda-beda. (Umi)
