Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Kuat Arus Listrik di Suatu Rangkaian

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Cara Menghitung Kuat Arus, Foto Unsplash/Thomas Kelley
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Kuat Arus, Foto Unsplash/Thomas Kelley

Cara menghitung kuat arus listrik merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat di Fisika. Kuat arus listrik merupakan banyaknya muatan yang mengalir pada rangkaian tertentu. Sebagian muatan arus listrik dibawa proton dan elektron pada atom.

Proton mempunyai muatan positif, sedangkan elektron mempunyai muatan negatif. Namun, proton tidak bergerak di dalam inti atom untuk sebagian besarnya, sehingga elektron bertugas untuk membawa muatan dari satu tempat ke tempat lain.

Cara Menghitung Kuat Arus Listrik

Ilustrasi Cara Menghitung Kuat Arus, Foto Unsplash/Israel Palacio

Berikut ulasan cara menghitung kuat arus listrik di suatu rangkaian mengutip dari buku Fisika SMP/MTs Kls IX (KTSP), Budi Suryatin halaman 51:

Besaran yang menyatakan jumlah muatan listrik yang mengalir setiap waktu disebut dengan kuat arus listrik. Dengan kata lain, kuat arus listrik menyatakan banyaknya muatan listrik yang mengalir pada penghantar tiap sekon.

Besar arus listrik yang mengalir umumnya berbanding terbalik dengan besar nilai hambatan. Semakin besar hambatan, maka akan semakin kuat arus akan semakin kecil.

Sementara hubungan kuat arus yang mengalir dengan tegangan pada rangkaian yaitu sebanding. Semakin besar nilai tegangan pada suatu rangkaian, maka akan semakin besar juga kuat arusnya.

Untuk menghitung kuat arus listrik dapat menggunakan rumus beriku ini:

I = Q : t

Keterangan:

I = kuar arus listrik (A)

Q = jumlah muatan listrik ©

t = waktu (s)

Satuan kuat arus listrik adalah ampere (A). Satu ampere dinyatakan sebagai besarnya kuat arus listrik dalam penghantar yang dapat memindahkan muatan 1 Coulomb tiap satu sekon. Jadi, 1 ampere = 1 C/s.

Contoh Soal:

Berapa banyak muatan listrik yang mengalir selama 10 sekon pada penghantar yang dialiri sebesar 5 A?

Pembahasan

Diketahui: I = 5A, t = 10s

Ditanya: Q =……?

Jawab:

I = Q : t maka,

Q = I x t

Q = 5 x 10

Q = 50C

Jadi besarnya muatan yang mengalir adalah 50C.

Demikianlah tutorial cara menghitung kuat arus listrik di suatu rangkaian. Dengan memahami rumus di atas, maka akan mempermudah dalam mengerjakan soal tentang kuat arus listrik. (Eln)

Baca juga: Cara Menghitung Ampere pada Pelajaran Fisika