Cara Menghitung Kuat Arus Listrik Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung kuat arus listrik berarti menghitung seberapa muatan listrik yang mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit untuk setiap satuan waktu. Cara menghitung kuat arus listrik dipelajari dalam ilmu fisika dasar.
Mengutip dari Jurnal Ikatan Alumni Fisika Universitas Negeri Medan, Nurhabibah S, dkk. (2018), arus listrik adalah perbandingan antara tegangan masukan dengan hambatan rangkaian listrik. Satuan dari arus listrik adalah Ampere.
Pengertian dan Cara Menghitung Kuat Arus Listrik
Dalam ilmu fisika, kuat arus listrik adalah komponen penting yang harus diketahui. Untuk mengetahui cara menghitung kuat arus listrik dapat menggunakan rumus kuat arus sebagai pedoman untuk menyelesaikan persoalan.
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan oleh pergerakan elektron yang mengalir suatu titik di dalam sirkuit listrik untuk setiap satuan waktunya.
Arus listrik terbentuk karena adanya aliran-aliran muatan listrik yang mengalir pada medium tertentu. Arus listrik dibagi menjadi dua bagian, yaitu arus listrik searah (Direct Current)/DC dan arus listrik bolak-balik (Alternative Current)/AC.
Adapun beberapa rumus yang bisa digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan kuat arus adalah sebagai berikut:
I = Q / t
Keterangan:
I = Kuat arus listrik (Ampere)
Q = Muatan listrik (Coulomb)
t = Waktu (sekon)
I = V / R
Keterangan:
I = Kuat arus listrik (Ampere)
V : hambatan listrik (Ω/ohm)
R : beda potensial listrik (Volt)
Agar dapat memahami mengenai cara menghitung kuat arus listrik, simak soal dan pembahasan di bawah ini:
Sebuah arus listrik melewati sebuah hambatan dalam suatu rangkaian dengan besar arus listrik adalah 2,0 A dan dalam kurun waktu 5 s. Tentukan besar muatan listriknya!
Pembahasan:
Diketahui: I = 2 A; t = 5 s
Ditanya: Q
I = Q / t
2 = Q / 5
Q = 10 C
Jadi, besar muatan listriknya adalah 10 C.
Arus listrik 2 Ampere mengalir pada kawat penghantar dengan beda potensial nya yang di kedua ujung nya adalah 12 V.
Berapakah hambatan kawat itu ?
Pembahasan
Diketahui
I = 2 A
v = 12 V
Rumusnya yaitu R = V/I
R = 12 V/2A
R = 6 Ω
Maka, besar hambatan kawat tersebut adalah 6 Ω.
Itulah pembahasan mengenai cara menghitung kuat arus listrik menggunakan rumus yang telah ditetapkan. Untuk mengasah pemahaman, sebaiknya siswa rajin belajar dan latihan mengerjakan soal mengenai kuat arus supaya lebih mahir. (Nisa)
Baca juga: Cara Menghitung Frekuensi Gelombang dalam Fisika dan Contohnya
