Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Laba Bersih untuk Analisis Kemajuan Bisnis

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Laba Bersih. Foto: Unsplash/Austin Distel.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Laba Bersih. Foto: Unsplash/Austin Distel.

Dalam berbisnis Anda harus menguasai cara menghitung laba bersih, baik itu bisnis online atau offline. Hal ini akan sangat berguna untuk kemajuan dan pengembangan bisnis Anda.

Mengutip dari stekom.ac.id, laba dalam ilmu ekonomi adalah selisih antara pendapatan dengan total biaya. Biaya implisit termasuk biaya kesempatan yang terjadi ketika perusahaan memilih untuk menggunakan faktor produksi tertentu.

Cara Menghitung Laba Bersih

Ilustrasi Cara Menghitung Laba Bersih. Foto: Unsplash/Cherrydeck.

Kali ini Tips dan Trik akan memberikan beberapa cara menghitung laba bersih dalam bisnis dengan mudah.

1. Pengertian Laba Bersih (Net Profit)

Laba bersih (net profit) adalah laba kotor yang sudah dikurangi dengan biaya-biaya, seperti biasa sewa, biaya produksi, biaya operasional, biaya gaji, dan pajak

Laba bersih juga disebut sebagai bottom line, karena posisi laba bersih selalu berada di bagian paling bawah laporan laba rugi sebuah perusahaan.

2. Menghitung Laba Bersih

Laba bersih adalah laba kotor dikurangi dengan biaya atau beban, yang belum dikurangi dari pendapatan perusahaan.

Biasanya laba kotor dikurangi oleh berbagai komponen biaya seperti pajak, bunga (jika ada pinjaman ke bank), biaya operasional, dan biaya penyusutan.

Rumus untuk menghitung laba bersih adalah:

  • Total Pendapatan – Total Pengeluaran = Laba Bersih

  • Laba Kotor – Beban biaya = Laba Bersih

Contoh penghitungan laba bersih:

Toko Baju Shinta memiliki laba kotor dari penjualan pada tahun 2020 sebesar Rp 35.000.000. Laba kotornya belum dikurangi beban biaya lain, yaitu:

  • Pajak Rp 3.500.000.

  • Biaya operasional toko Rp 4.200.000.

  • Kredit pinjaman ke bank total setahun Rp 12.000.000.

Laba bersih Toko Baju Shinta selama tahun 2020 adalah Rp35.000.000 – (3.500.000 + 4.200.000 + 12.000.000) = Rp15.300.000

Jadi, laba bersih yang didapatkan oleh Toko Baju Shinta pada tahun 2020 sebesar Rp15.300.000.

Jika Anda ingin menghitung margin pendapatan bersih, bagilah laba bersih dengan total pendapatan dan kalikan dengan 100. Rumusnya sebagai berikut:

Margin Laba Bersih = (Laba Bersih / Total Pendapatan) x 100

Nah, itulah cara menghitung laba bersih dengan mudah beserta contohnya. Semoga bisnis kamu terus berkembang, ya.

Baca Juga: 3 Cara Berjualan di Shopee untuk Pemula