Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Luas Luka Bakar dan Pertolongan Pertamanya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Luas Luka Bakar. Unsplash/Cullan Smith
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Luas Luka Bakar. Unsplash/Cullan Smith

Bagi pekerja yang rentan terhadap kecelakaan kebakaran, seperti juru masak dan tukang las, sebaiknya pahami cara menghitung luas luka bakar dan pertolongan pertama sebagai wawasan keselamatan dalam bekerja.

Berdasarkan laman pennmedicene.org, terdapat empat penyebab besar dalam luka bakar, yaitu panas diatas 60°C, cairan panas, kimia, dan sengatan listrik yang tinggi.

Cara Menghitung Luas Luka Bakar: Tingkatan Luka dan Pertolongan Pertama

Ilustrasi Cara Menghitung Luas Luka Bakar. Unsplash/Ricardo Gomez Angel

Berikut adalah cara menghitung luas luka bakar, tingkatan luka, dan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan luka bakar:

1. Cara Menghitung Luka Bakar

Dalam merawat luka bakar dan menilai tingkat keparahan luka, penting mengetahui luas area tubuh yang terluka.

Metode perkiraan luas daerah yang terbakar dapat dilakukan menggunakan hukum sembilan (rule of nine), yang membagi tubuh menjadi persentase sembilan per bagian tubuh.

Berikut adalah penjelasan mengenai hukum sembilan dalam menentukan persentase luas daerah tubuh yang terkena luka bakar:

  • Kepala (9%): terbagi menjadi bagian depan 4,5% dan bagian belakang 4,5%.

  • Tubuh (36%): dibagi menjadi dada dan perut 18%, serta punggung 18%.

  • Lengan (18%): terdiri dari lengan atas bagian depan-belakang 9% dan lengan bawah bagian depan-belakang 9%.

  • Kaki (36%): terdiri dari tungkai atas bagian depan-belakang 18% dan tungkai bawah bagian depan-belakang 18%.

  • Alat kelamin (1%).

Metode alternatif dalam mengukur luas luka bakar adalah dengan membandingkan ukuran luka dengan telapak tangan korban. Telapak tangan korban dianggap setara dengan 1% dari luas permukaan tubuh.

Penting untuk dicatat bahwa perhitungan luas luka bakar dilakukan tergantung pada setiap derajat luka bakar yang ditentukan oleh dua faktor utama: luas area tubuh yang terkena luka bakar dan letaknya.

2. Tingkatan Luka Bakar: Ringan

  • Luka bakar derajat tiga berukuran kurang dari 2% area tubuh, kecuali pada area wajah, tangan, kaki, alat kelamin, dan saluran pernapasan.

  • Luka bakar derajat dua berukuran kurang dari 15% area tubuh, sedangkan luka bakar derajat satu berukuran kurang dari 50% luas tubuh.

3. Tingkatan Luka Bakar: Sedang

  • Luka bakar derajat tiga berkisar antara 2% hingga 10% dari luas tubuh, kecuali pada area wajah, tangan, kaki, alat kelamin, dan saluran pernapasan.

  • Luka bakar derajat dua memiliki rentang luas antara 15% hingga 30% dari luas tubuh, sementara luka bakar derajat satu memiliki luas lebih dari 50%.

4. Tingkatan Luka Bakar: Berat

  • Semua luka bakar yang memiliki dampak pada saluran napas, jaringan lunak, dan tulang.

  • Luka bakar derajat dua atau tiga pada area wajah, tangan, kaki, alat kelamin, atau saluran napas.

  • Luka bakar derajat dua yang melibatkan area melebihi 10% dari luas tubuh.

  • Luka bakar derajat dua yang menjangkau lebih dari 30% luas tubuh.

  • Luka bakar yang terkait dengan cedera pada bagian tubuh yang digerakkan.

  • Luka bakar yang mengelilingi bagian tubuh yang berfungsi dalam gerakan.

5. Pertolongan Pertama Luka Bakar

  • Siram area yang terluka dengan air biasa. Apabila terjadi kontak dengan bahan kimia, alirkan air secara terus-menerus selama minimal 20 menit.

  • Lepaskan pakaian dan perhiasan. Jika pakaian melekat pada luka bakar, gunting pakaian di sekitarnya yang tidak menempel, namun jangan memaksa untuk melepaskannya.

  • Tutup luka bakar dengan penutup steril dan hindari untuk memecahkan gelembung yang mungkin terbentuk.

  • Jangan menggunakan mentega, pasta gigi, kecap, kopi, atau air es pada luka bakar.

  • Segera cari pertolongan medis di fasilitas kesehatan.

Itulah cara menghitung luas luka bakar dan pertolongan pertama. Selalu berhati-hati dan utamakan keselamatan dalam bekerja, dan dianjurkan menyediakan alat pemadam api ringan. (Andi)

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Orang Pingsan sebagai Pertolongan Pertama