Cara Menghitung Neraca Ohauss dan Menggunakannya dalam Fisika

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Neraca Ohauss merupakan salah satu alat untuk mengukur massa. Dalam ilmu fisika, cara menghitung neraca ohauss ini cukup penting diketahui untuk mengukur massa suatu benda dengan ketelitian hingga 0,01 gram.
Mengutip dari situs yaletools.com, dengan membandingkan benda yang diukur dengan timbangan merupakan prinsip kerja neraca Ohauss. Karena, prinsip kerja Neraca ohaus ini menggunakan asas keseimbangan.
Cara Menghitung Neraca Ohaus
Sehingga satu benda yang diukur memiliki beban yang setara dengan benda yang dijadikan media pengukur. Cara kerjanya mengikuti prinsip momen gaya, dimana lengan gaya dikalikan dengan gaya yang digunakan secara tegak lurus.
Sebelum ke cara menghitung neraca Ohauss, perlu diketahui dulu saat sistem pada neraca Ohaus dalam keadaan seimbang, maka didapatkan persamaan atau rumus berikut ini:
RB x WB = RP X WP
RB x mB x g = RP x mP xg
mB = (RP x mP)/RB
Torsi benda = Torsi pemberat
Lengan beban x berat beban lengan pemberat x berat pemberat
Karena cara kerja neraca Ohaus yang cukup akurat, neraca ini sering digunakan dalam berbagai pengukuran. Apabila mengukur barang menggunakan neraca ini, kemungkinan kesalahan pengukuran bisa diminimalisir.
Pada dasarnya, neraca Ohauss sendiri sebenarnya bukan dihitung tetapi dibaca. Cara membaca real Ohauss untuk mengukur massa benda.
Berikut ini cara mengukur massa menggunakan pengukuran Ohauss untuk mendapatkan hasil, dari angka di lengan 400 g, 90 gram dan terakhir 8,2 gram.
Hasil pengukuran (misal)
400 + 90 + 8,2
= 498,2 gram.
Sedikit berbeda dengan contoh pertama, contoh di bawah ini, menyesuaikan posisi lengan 400 gram.
Pembacaan soal kedua:
300+80+6,7 = 386,7 gram
Cara Menggunakan Neraca Ohauss dalam Fisika
Selain cara menghitung Ohauss, perlu juga diketahui cara menggunakan ohaus dengan benar. Mengutip dari situs yaletools.com, prinsip kerja neraca Ohauss secara teknis adalah membandingkan massa benda yang akan diukur dengan bobot neraca.
Kemampuan mengukur neraca dapat diubah dengan menggeser bobot sesuai kebutuhan. Bobot keseimbangan dapat digeser ke arah atau menjauh dari sumbu keseimbangan.
Untuk mengetahui massa benda, penjumlahan pertama setiap posisi berat sepanjang lengan dilakukan setelah neraca seimbang. Untuk menggunakan neraca, simak langkah-langkah berikut:
Kalibrasi neraca Ohauss terlebih dahulu.
Letakkan benda yang akan diukur massanya di atas wadah muatan.
Geser anting-anting lengan pemberat mulai dari anting-anting lengan pemberat yang memiliki skala paling besar hingga tercapai titik kesetimbangan.
Jika titik kesetimbangan belum tercapai, geser anting-anting lengan pemberat yang memiliki skala lebih kecil hingga mencapai titik kesetimbangan.
Lakukan hal yang sama untuk anting-anting lengan berbobot yang memiliki skala lebih kecil berikutnya jika titik kesetimbangan belum tercapai.
Jika titik kesetimbangan telah tercapai, bacalah hasil pengukuran dari neraca Ohaus. Hasil pengukuran adalah jumlah angka yang ditunjukkan untuk setiap anting lengan tertimbang.
Ketepatan neraca ditentukan dari skala terkecil yang terdapat dalam neraca. Misalnya pada neraca tiga lengan yang memiliki skala paling kecil 0,1 gram. Jadi ketelitian timbangan adalah 0,01 gram.
Itulah cara menghitung neraca ohauss dan menggunakannya dalam fisika. Jenis timbangan Ohaus yang berbeda juga memiliki bagian yang berbeda pada timbangan tersebut. (IF)
Baca juga: Cara Mengukur Jangka Sorong dalam Matematika
