Cara Menghitung Omset Penjualan dan 3 Cara Meningkatkannya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Omzet merupakan konsep akuntansi yang digunakan untuk menghitung profitabilitas suatu bisnis dalam menjalankan operasi. Karena merupakan hal yang sangat penting, maka cara menghitung omset penjualan dengan tepat harus diketahui.
Selain mengetahui cara menghitungnya, perusahaan atau pelaku bisnis juga harus memahami bagaimana cara meningkatkan omzet penjualan. Dengan demikian, bisnis dapat semakin berkembang.
Cara Menghitung Omset Penjualan dengan Tepat
Dikutip dari Kredit Pengembangan Usaha Mikro dan Menengah, Erizal dan Hanifa (2024:49), omzet penjualan adalah resapan dari bahasa Belanda yang berarti jumlah total penjualan dari sebuah perusahaan dalam periode tertentu dan terdiri dari dua komponen, harga dan kuantitas dijual.
Omzet juga merupakan total pendapatan sebelum dikurangi biaya yang harus dikeluarkan. Cara menghitung omset penjualan adalah sebagai berikut.
Omzet = jumlah produk x harga jual
Berikut adalah contoh perhitungan omzet penjualan dengan sederhana.
Toko ABC adalah toko pakaian yang mampu menjual kemeja pria sebanyak 100 buah dalam waktu satu bulan pada Maret 2024. Harga jual satu buah kemeja tersebut adalah Rp300.000. Maka, cara menghitung omzet penjualan Toko ABC adalah
Omzet = jumlah produk x harga jual = 100 x 300.000 = 30.000.000
Jadi, omzet Toko ABC pada bulan Maret 2024 adalah Rp30.000.000.
Cara Meningkatkan Omzet Penjualan
Agar omzet penjualan dapat terus meningkat, pelaku bisnis harus mengetahui beberapa hal berikut.
1. Tetapkan Tujuan
Cara pertama adalah tetapkan tujuan yang sejalan dengan target bisnis. Contohnya, selama tahun awal, tujuan bisnis adalah untuk mencapai profitabilitas. Setelah bisnis mampu bertahan pada tahap tersebut, tetapkan tujuan untuk meningkatkan pendapatan bisnis.
2. Berfokus Pada Pelanggan Tetap
Salah satu hal penting untuk meningkatkan omzet penjualan adalah berfokus pada pelanggan tetap. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, terutama untuk bisnis yang masih tergolong kecil. Respons positif dari pelanggan tetap akan membantu untuk mendapatkan pelanggan baru.
3. Gunakan Strategi Pemasaran yang Jitu
Cara selanjutnya adalah gunakan strategi pemasaran yang jitu. Pelaku bisnis harus menganalisis data pembelian dan preferensi produk. Lalu, kembangkan promosi untuk mendapatkan pelanggan tertentu.
Baca juga: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitung Yield Obligasi
Demikian cara menghitung omset penjualan dengan tepat yang perlu diketahui. Pahami juga cara meningkatkan omzet penjualan agar bisnis semakin berkembang. (KRIS)
