Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Omset Penjualan yang Mudah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Omset Penjualan, Foto: Unsplash/Pornpimone Audkamkong.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Omset Penjualan, Foto: Unsplash/Pornpimone Audkamkong.

Omset adalah poin penting dalam dunia bisnis dan usaha yang berkaitan dengan keuntungan. Omset menjadi salah satu tolak ukur bisnis atau usaha meraih kesuksesan. Cara menghitung omset penjualan pun harus dipahami.

Sehingga para pengusaha mampu meningkatkan omset bisnis dan usahanya. Dengan mengetahui omset yang diperoleh, maka bisa menyesuaikan pengeluaran yang digunakan, baik mingguan, bulanan, hingga tahunan.

Cara Menghitung Omset Penjualan

Ilustrasi Cara Menghitung Omset Penjualan, Foto: Unsplash/FG Trade.

Dikutip dari buku Teori Praktis Kewirausahaan Pekerja Sosial, Dr. Joyakin Tampubolon,.M.Si (2023: 111), omset adalah total pendapatan yang dihasilkan dari seluruh penjulan produk atau jasa dalam kurun waktu tertentu.

Total pendapatan tersebut belum dikurangi Harga Pokok Penjualan (HPP) dan biaya-biaya operasional seperti tagihan listrik, air, gaji karyawan, perlengkapan, dan sebagainya.

Berikut adalah cara menghitung omset penjualan yang bisa dijadikan panduan.

Omset = Jumlah Produk x Harga Jual

Misalnya, jika sebuah perusahaan menjual 5000 pcs produk makanan seharga Rp15.000, maka omzet didapatkan adalah Rp5.000 x 5.000 = Rp75 juta.

Sedangkan untuk menghitung presentase omset adalah sebagai berikut.

Persentase omset = (Penjualan akhir – penjualan awal) / penjualan awal x 100%

Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

Ilustrasi Cara Menghitung Omset Penjualan, Foto: Unsplash/tampatra.

Berikut adalah cara meningkatkan omzet penjualan yang bisa dilakukan.

1. Tetapkan Tujuan

Tetapkanlah tujuan dan target bisnismu. Namun, setelah bisnis bertahan dari tahap awal maka tetapkanlah tujuan untuk meningkatkan pendapatan bisnis.

2. Fokus pada Pelanggan Tetap

Fokuslah pada pelanggan tetap untuk meningkatkan bisnis sendiri, karena pelanggan ini akan selalu membeli produk.

3. Gunakan Strategi Penasaran yang Efektif

Cara paling jelas untuk meningkatkan omzet adalah memilih strategi pemasaran. Analisislah data pembelian pelanggan dan preferensi produk, kemudian kembangkan promosi yang ingin ditargetkan.

4. Tambahkan Layanan Gratis

Berikanlah produk atau layanan gratis untuk meningkatkan pendapatan tanpa menambahkan biaya. Hal ini bisa berupa diskon produk atau hadiah.

5. Perkuat Jaringan Penjualan

Untuk memberikan energi pada jaringan penjualan, perbanyaklah relasi dan promosi dalam peningkatan bisnis. Promosi bisa dilaksanakan dengan membagikan di media sosial.

6. Memperkuat Merek (Branding)

Konsumen lebih menyukai membeli barang dengan merk yang sudah mereka kenal. Maka harus bisa menguatkan ‘brand’ (atau dikenal dengan branding) ke masyarakat secara luas agar semakin dikenal dan diingat oleh calon konsumen kita.

7. Strategi Bundling

Paket bundlig adalah strategi pemasaran yang menjual dua produk atau lebih dalam satu paket dengan harga lebih murah. Srategi bundling ini digunakan untuk memudahkan pembelian, hingga penghematan waktu.

Baca Juga: 4 Cara Mencari Laba Bersih dalam Mata Pelajaran Ekonomi

Itulah cara menghitung omzet penjualan dan cara meningkatkan omzet. Omzet ini didapatkan dari jumlah produk dikalikan dengan harga jual. (Umi)