Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Selisih di Excel dengan Mudah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menghitung Selisih di Excel dengan Mudah. Foto: Pexels/Cottonbro Studio.
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menghitung Selisih di Excel dengan Mudah. Foto: Pexels/Cottonbro Studio.

Microsoft Excel menduduki peringkat teratas dalam daftar perangkat lunak yang sering diandalkan di lingkungan kerja. Selembar worksheet Excel menjadi kanvas bagi pengguna untuk menuntaskan beragam tugas. Meski begitu, masih ada yang terhambat karena belum memahami cara menghitung selisih di Excel yang simpel.

Menurut sumber dari microsoft-excel.en.softonic.com, Microsoft Excel dan data adalah dua entitas yang saling terikat erat. Mayoritas individu mengandalkan Microsoft Excel sebagai mesin yang tangguh untuk mengolah dan menganalisis berbagai jenis data, mulai dari data bisnis, hasil eksperimen, informasi demografis, dan banyak lagi.

Dengan Microsoft Excel sebagai pendamping yang tak terpisahkan dalam pengolahan data, penting untuk memahami bagaimana memaksimalkan fungsionalitas yang ditawarkannya. Salah satu skenario di mana Excel unggul adalah ketika kita harus mencari selisih antara data dari dua sumber yang berbeda, seperti antara perusahaan dan pelanggan. Bagaimana caranya?

Cara Menghitung Selisih di Excel

Cara Menghitung Selisih di Excel dengan Mudah. Foto: Pexels/Yan Krukau.

Untuk mencari data yang selisih antara perusahaan dengan pelanggan dapat menggunakan rumus VLOOKUP dan IF. Berikut cara menghitung selisih di Excel dengan mudah.

1. Rumus Selisih Excel Menggunakan VLOOKUP

Rumus VLOOKUP biasanya digunakan jika data yang dimiliki lebih kompleks. Berikut ini adalah contoh penggunaan VLOOKUP untuk mencari selisih data antara perusahaan dengan pelanggan:

  • Masukan rumus VLOOKUP ke dalam data yang jumlahnya lebih banyak

  • Data milik perusahaan yang jumlahnya data lebih banyak akan menggunakan rumus VLOOKUP pada cell yang berada di sebelah paling kanan data dan jadikan suatu cell yang sejenis antara data perusahaan dan data customer menjadi Lookup Value atas rumusVLOOKUP. Contoh penggunaan rumus yang digunakan yaitu: =VLOOKUP(C3,’(Data Customer.xlsx)Sheet1’!$D:$D10)

  • Kemudian tarik rumus sampai pojok paling bawah data atau klik dua kali pada kotak di pojok kanan bawah cell yang berisi rumus

2. Rumus Selisih Excel Menggunakan Logika IF

Hampir seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel untuk mengolah dan menganalisis suatu data. Fungsi rumus IF adalah salah satu fungsi Excel yang temasuk dalam kategori atau kelompok logika yang sering digunakan untuk melakukan uji logika tertentu pada rumus Microsoft Excel.

Fungsi IF pada Excel biasanya menggunakan operator. Berikut cara mudah mencari selisih di Excel:

  • Masukkan angka 500 pada cell C1

  • Masukkan angka 450 pada cell D1

  • Lalu masukkan rumus =IF(D1>=C1;D1-C1;C1-D1)

  • Klik enter

  • Secara otomatis hasilnya akan keluar

Rumus IF sering gagal apabila terjadi kesalahan dalam penulisan fungsinya. Maka, pahami setiap aturan penulisan fungsi IF agar mengurangi risiko kesalahan dalam memasukkan rumus.

Jadi, itulah 2 cara menghitung selisih di Excel antara data perusahaan dan data pelanggan. Semoga cara di atas bisa dipraktikkan dengan mudah. (Bian)

Baca Juga: Cara Menghitung Persentase di Excel dengan Mudah