Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Tanggal Haid Bulan Depan untuk Wanita

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung tanggal haid bulan depan,  Foto oleh Natracare di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung tanggal haid bulan depan, Foto oleh Natracare di Unsplash

Beberapa wanita sering merasa cemas ketika haidnya datang terlambat. Sebenarnya, hal tersebut bisa saja terjadi tergantung siklus haid, kondisi fisik dan mental, serta kondisi kesehatan setiap individu. Supaya tidak terburu-buru panik, alangkah baiknya jika mengetahui cara menghitung tanggal haid bulan depan yang benar.

Dikutip dari kulonprogo.go.id, pengertian haid sendiri merupakan kondisi di mana vagina mengeluarkan darah dan sel-sel tubuh yang berasal dari dinding rahim wanita. Umumnya, kondisi ini terjadi sebagai pertanda seorang wanita memasuki masa pubertas.

Begini Cara Menghitung Tanggal Haid Bulan Depan

Ilustrasi cara menghitung tanggal haid bulan depan, Foto oleh Natracare di Unsplash

Siklus haid pada setiap individu umumnya berbeda, untuk itu ketika merasa jadwalnya lebih telat atau lebih cepat, sebaiknya menggunakan langkah-langkah perhitungan khusus. Berikut ini tata cara menghitung tanggal haid bulan depan yang mudah diterapkan para wanita.

  • Usahakan selalu mencatat tanggal pertama dan akhir haid per bulan.

  • Selanjutnya, hitung berapa total hari dari tanggal pertama haid hingga haid pada bulan selanjutnya.

  • Total hari tersebut yang disebut sebagai periode siklus haid.

Sebagai contoh, jika tanggal pertama menstruasi pada bulan Januari jatuh pada tanggal 30, diperkirakan haid di bulan Februari terjadi sekitar tanggal 23 Februari. Berdasarkan patokan tersebut, wanita bisa menjadikannya sebagai rumus perhitungan terjadinya menstruasi di bulan-bulan berikutnya.

Namun perlu diingat, siklusnya mungkin saja berubah setiap bulannya. Jangan khawatir, kejadian seperti ini terbilang normal dan umum dialami para wanita, asalkan siklusnya masih berada di rentang waktu antara 21 hari hingga 35 hari.

Selain menghitung jadwal haid, ada hal penting lain yang perlu diperhatikan. Usahakanuntuk memperhatikan kebiasaan-kebiasaan yang umumnya dialami ketika haid.

Jika ternyata pada suatu waktu mengalami keanehan, misalnya darah keluar sangat banyak, timbul nyeri berlebih, atau serta rasa ngilu di area kewanitaan, sesegera mungkin mengkonsultasikan ke dokter.

Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Bruntusan di Kulit Wajah

Mengetahui bagaimana cara menghitung tanggal haid bulan depan akan membantu para wanita lebih waspada apabila terjadi keanehan. Sebab, masalah kewanitaan ada banyak sekali sehingga perlu diketahui sejak dini agar bisa melakukan tindak pencegahan secepat mungkin. (nov)