Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Upah Lembur Karyawan dan Contoh untuk Dipelajari

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Cara Menghitung Upah Lembur. Sumber: Unsplash/Sasun Bughdaryan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Cara Menghitung Upah Lembur. Sumber: Unsplash/Sasun Bughdaryan

Cara menghitung upah lembur karyawan harus sesuai dengan peraturan pemerintah. Pengusaha atau perusahaan wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja. Jika karyawan bekerja lebih dari waktu kerja, maka karyawan akan mendapatkan upah lembur.

Ketentuan mengenai upah lembur sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021.

Cara Menghitung Upah Lembur Karyawan dan Contoh Perhitungannya

Ilustrasi untuk Cara Menghitung Upah Lembur. Sumber: Unsplash/Jakub Zerdzicki

Mengutip dari Akuntansi Biaya, Harahap dan Tukino (2020:79), upah lembur adalah kompensasi yang wajib dibayar oleh pengusaha yang mempekerjakan karyawan melebihi waktu kerja. Kerja lembur bisa dilakukan jika ada kebutuhan yang mendesak.

Ketentuan terkait lembur telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021. Berdasarkan peraturan tersebut, cara menghitung upah lembur karyawan didasarkan pada upah bulanan dan dihitung menggunakan rumus berikut:

Upah sejam = 1/173 x upah sebulan

Supaya lebih mudah dipahami, berikut ini contoh perhitungan upah lembur karyawan.

1. Perhitungan Lembur di Hari Kerja

Andika bekerja dengan sistem kerja 5 hari dalam seminggu. Andika diminta lembur selama 2 jam untuk satu hari. Gaji Andika adalah Rp10.000.000 per bulan, maka berapa upah lembur yang diterimanya adalah…

Upah lembur satu jam pertama = 1 jam x 1,5 x 1/173 x upah sebulan

= 1 jam x 1,5 x 1/173 x Rp10.000.000

= 86.705

Upah lembur satu jam kedua = 1 jam x 2 x 1/173 x upah sebulan

= 1 jam x 2 x 1/173 x Rp10.000.000

= 115.607

Jadi, total upah lembur Andika adalah Rp86.705 + Rp115.607 = Rp202.312.

2. Perhitungan Lembur Hari Libur

Lisa adalah seorang karyawan yang bekerja selama 5 hari dalam seminggu. Suatu hari, Lisa diminta lembur pada hari Sabtu selama 10 jam. Gaji Lisa selama sebulan adalah Rp5.000.000. Maka perhitungan uang lemburnya yang diperoleh adalah…

Karena Lisa lembur di hari libur selama 10 jam, maka perhitungan lembur yang berlaku adalah 4x upah lembur untuk jam ke-10 hingga ke-12.

Upah lembur Lisa = jumlah jam lembur x 4 x 1/173 x upah sebulan

= 10 jam kerja x 4 x 1/173 x Rp5.000.000

= Rp1.156.069,36

Jadi, upah lembur yang diterima Lisa adalah Rp1.156.069,36.

Baca juga: Cara Menghitung Tahun dan Bulan di Excel Praktis dengan Rumus Khusus

Itulah cara menghitung upah lembur karyawan dan contoh perhitungannya yang bisa dipelajari. Semoga bermanfaat. (KRIS)