Cara Menghitung Volume Atap Baja Ringan Model Limas dan Rumusnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat banyak jenis atap yang biasa digunakan di rumah. Salah satunya adalah atap baja ringan berbentuk limas. Cara menghitung volume atap baja ringan model limas perlu diketahui sebagai acuan kebutuhan jumlah material.
Atap model limas adalah salah satu model yang populer. Model ini akan membuat bangunan terlihat lebih menarik.
Cara Menghitung Volume Atap Baja Ringan Model Limas Lengkap dengan Rumusnya
Dikutip dari Teknologi Beton dan Bahan Bangunan, Sujatmiko (2019:276), baja ringan adalah baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional.
Untuk mengetahui berapa kebutuhan material baja ringan, masyarakat perlu menghitung volume rangka atap baja ringan terlebih dahulu. Berikut ini cara menghitung volume atap baja ringan model limas.
Hitung panjang dan lebar atap untuk menentukan dimensi atap limas.
Setelah itu, hitung sudut kemiringan atap.
Kemudian, hitung luas atap limas. Rumusnya adalah:
Luas atap limas = (panjang bangunan + overstek) x (lebar bangunan + overstek) / cos 35
Adapun rumus volumenya adalah:
Volume limas = 1/3 x luas alas x tinggi
Selanjutnya, hitung jarak antar rangka.
Tahap berikutnya adalah menghitung jumlah rangka utama. Rumusnya adalah:
Jumlah rangka utama = panjang atap / jarak antar rangka.
Kelebihan Baja Ringan
Ada banyak jenis material yang bisa digunakan untuk atap rumah. Salah satu bahan terbaik yang bisa dipilih adalah baja ringan. Berikut ini beberapa kelebihan baja ringan.
1. Ringan dan Kuat
Sesuai dengan namanya, baja ringan bersifat ringan. Hal ini tentunya akan memudahkan proses pemasangan dan konstruksi. Menggunakan baja ringan juga akan mempercepat proses konstruksi. Meskipun ringan, material ini kuat sehingga aman digunakan.
2. Tahan Karat dan Rayap
Kelebihan baja ringan selanjutnya adalah material ini tahan karat. Baja ringan sudah dilapisi dengan bahan antikarat sehingga dapat bertahan lama. Selain itu, material ini juga antirayap sehingga masyarakat tidak perlu khawatir bangunan rusak dimakan rayap.
3. Desain Fleksibel
Baja ringan memiliki desain yang fleksibel dan presisi sehingga sangat pas untuk atap model limas. Fleksibilitas ini akan memudahkan masyarakat untuk membuat atap sesuai dengan keinginan.
Baca juga: Cara Menghitung RAB Rumah dan Contohnya
Itulah cara menghitung volume atap baja ringan model limas dan rumusnya. Cara tersebut bisa digunakan untuk mengetahui jumlah material yang dibutuhkan. (KRIS)
