Cara Menghitung Weton dan Neptu Pasaran dalam Budaya Jawa

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung weton merupakan warisan budaya Jawa yang masih dipercaya hingga kini. Umumnya perhitungan weton digunakan untuk meramal nasib, mencari kecocokan jodoh, hingga menentukan hari baik.
Bagi banyak orang, weton memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan perjalanan hidup dan spiritualitas. Wajar jika akhirnya makin banyak orang yang penasaran ingin tahu bagaimana cara menghitungnya dengan benar.
Cara Menghitung Weton dengan Jumlah Neptu
Dalam budaya Jawa, weton memiliki makna yang sangat penting. Meski terdengar tradisional, hingga hari ini perhitungan weton masih banyak digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jawa. Tapi, bagaimana sebenarnya cara menghitung weton seseorang?
Secara sederhana, weton adalah gabungan antara hari dalam kalender Masehi (Senin, Selasa, sampai Minggu) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Dalam sistem penanggalan Jawa, satu minggu terdiri dari dua siklus, yaitu:
Hari (7 hari): Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu
Pasaran (5 hari): Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon
Karena terdiri dari dua siklus yang berjalan bersamaan, maka kombinasi antara hari dan pasaran menghasilkan 35 weton yang berbeda (7 hari × 5 pasaran = 35 kombinasi).
Setiap hari dan pasaran memiliki nilai angka yang disebut neptu. Neptu inilah yang digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional, termasuk dalam menentukan kecocokan jodoh, watak, hingga hari baik.
Berdasarkan buku Kitab Primbon Jawa Serbaguna, R. Gunasasmita, (2009), inilah daftar neptu hari dan pasaran:
1. Neptu Hari
Minggu: 5
Senin: 4
Selasa: 3
Rabu: 7
Kamis: 8
Jumat: 6
Sabtu: 9
2. Neptu Pasaran
Legi: 5
Pahing: 9
Pon: 7
Wage: 4
Kliwon: 8
Jadi, untuk mendapatkan neptu weton seseorang, cukup menjumlahkan nilai hari dan nilai pasarannya.
Contohnya, jika seseorang lahir pada Senin Kliwon, nilai Senin (5) ditambah Kliwon (8) menghasilkan total 13. Nilai ini kemudian dikurangi 5 secara berulang hingga tersisa angka ≤5. Dalam contoh ini, hasil akhirnya adalah 3, yang disebut likuran dalam tradisi Jawa.
Baca Juga: 3 Cara Menghitung Weton Jodoh dengan Sisa Neptu Pasangan
Cara menghitung weton memerlukan ketelitian dalam melihat kalender Jawa dan memahami arti dari setiap kombinasi hari dan pasaran. Hasil weton ini dipercaya sebagai penentu karakter, nasib, hingga hari-hari baik dalam kehidupan seseorang. (DNR)
