Cara Mengoprasikan Mesin Cuci dengan Benar agar Tahan Lama

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengoprasikan mesin cuci tak bisa disamakan semua jenisnya. Ada beberapa jenis mesin cuci yang kerap digunakan. Mulai dari mesin cuci dua tabung, hingga mesin cuci otomatis satu tabung.
Dikutip dari buku Merawat dan Membersihkan Mesin Cuci, M. Hidayat (2008), dengan mengetahui cara menggunakan mesin cuci akan membuat cucian lebih bersih dan mesin tidak cepat rusak.
Jika seseorang yang baru saja membeli mesin cuci pertama kali, wajar saja jika memiliki banyak pertanyaan tentang cara mengoprasikannya.
Cara Mengoprasikan Mesin Cuci dengan Benar
Berikut cara mengoprasikan mesin cuci dengan benar agar tahan lama dan tidak cepat rusak.
1. Pilih Siklus Pencucian
Siklus pencucian terdiri dari dua kecepatan yaitu kecepatan untuk mengaduk atau menjatuhkan pakaian dengan air, dan kecepatan untuk mengeluarkan air dari pakaian.
Ketika memilih siklus pencucian yang tepat, harus mengacu pada label perawatan kain pakaian. Dengan cara ini, maka dapat memaksimalkan kebersihan sekaligus melindungi pakaian agar tidak cepat rusak.
2. Atur Suhu Air
Menggunakan pengaturan air yang tepat pada mesin cuci dapat membuat perbedaan besar pada cucian.
Gunakan air dingin dalam siklus lembut untuk barang-barang yang lembut, kain yang memiliki pewarna yang mungkin luntur, atau pakaian yang tidak terlalu kotor.
Air dingin adalah cara yang paling lembut untuk mencuci pakaian, dan juga membutuhkan lebih sedikit energi, sehingga dapat menghemat energi.
3. Menambahkan Deterjen dan Pelembut
Sebelum menambahkan deterjen dan pelembut kain pilihan, pastikan untuk membaca buku petunjuk mesin cuci terlebih dahulu untuk mengetahui mana yang digunakan.
Jumlah deterjen yang dibutuhkan bervariasi tergantung ukuran muatan dan jenis mesin cuci. Periksa bagian belakang kotak deterjen dan cari label di mesin cuci untuk mengetahui berapa banyak yang harus digunakan, karena terlalu banyak deterjen dapat menyebabkan masalah.
4. Masukkan ke dalam Mesin Cuci
Pastikan untuk tidak memasukkan pakaian secara berlebihan karena kelebihan beban pada mesin dapat menyebabkan pakaian tidak dicuci sebagaimana mestinya.
Selain itu, jumlah yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah operasional dan kerusakan.
Beban kecil: ⅓ dari drum.
Beban sedang: ½ dari drum.
Beban besar: ¾ dari drum.
5. Nyalakan Mesin Cuci
Tutup pintu dan tekan tombol Mulai. Beberapa mesin cuci dapat menunjukkan bahwa pintunya tidak tertutup dengan benar, sementara beberapa lainnya tidak.
Biarkan pintu mesin cuci terbuka setelah digunakan agar dapat mengeluarkan udara dan membantu mencegah tumbuhnya jamur dan lumut.
Setelah memahami lima cara mengoprasikan mesin cuci di atas dengan benar, pastikan untuk membersihkan mesin cuci secara teratur dengan pembersih di rumah.(apr)
Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Setrikaan Lengket dengan Mudah
