Konten dari Pengguna

Cara Menjawab Adzan dan Ikamah sesuai Ketentuan dalam Islam

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menjawab Adzan   Sumber Unsplash/Masjid Arrahman
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menjawab Adzan Sumber Unsplash/Masjid Arrahman

Cara menjawab adzan dan ikamah perlu diketahui oleh umat muslim. Dalam Islam, menjawab adzan merupakan amalan yang dianjurkan ketika panggilan salat berkumandang.

Adzan adalah panggilan khusus sebagai pemberitahuan waktu salat telah tiba. Adapun ikamah merupakan seruan setelah adzan sebagai tanda atau isyarat akan dimulainya salat berjamaah.

Cara Menjawab Adzan dan Ikamah dalam Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi Cara Menjawab Adzan Sumber Unsplash/Mufid Majnun

Hukum menjawab adzan dan ikamah adalah sunah yang dapat menambah pahala. Dikutip dari Buku Praktis Panduan Sholat Wajib-Sunnah, Abu Sakhi (2016:6), berikut ini adalah cara menjawab adzan dan ikamah dalam Islam.

1. Adzan

Umat muslim dapat menjawab adzan dengan menirukan bacaan yang diucapkan oleh muazin. Terkecuali pada saat muazin mengucapkan "Hayya 'alash sholaah" dan "Hayya 'alal falaah", cara menjawabnya dengan mengucap bacaan sebagai berikut.

لا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhim.

Artinya: "Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah".

Untuk kalimat taswib pada adzan subuh, cara menjawabnya dengan lafadz atau bacaan berikut.

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ وَأَنَا عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِينَ

Shadaata wabararta wa anaa 'alaa dzaa-líka minasy syaahidin.

Artinya: "Benar dan baguslah ucapanmu itu, dan aku pun atas yang demikian termasuk orang-orang yang menyaksikan".

2. Ikamah

Cara menjawab ikamah yaitu dengan mengulang semua lafadz yang diucapkan oleh muazin, kecuali pada lafadz "Qad qaamatish sholaah", dijawab dengan lafadz atau bacaan berikut.

أَقَامَهَا اللهُ وَأَدَامَهَا مَا دَامَتِ السَّمْوَاتُ وَالْأَرْضُ

Aqaamahallaahu wa adaamahaa maa daamatis samaawaatu wal ardh.

Artinya: "Semoga Allah tetap menegakkannya selama tegaknya langit dan bumi".

Doa Setelah Adzan dan Ikamah yang Bisa Dibaca

Ilustrasi Cara Menjawab Adzan Sumber Unsplash/Adismara Putri Pradiri

Untuk menambah amalan setiap harinya, terdapat doa yang bisa dibaca setelah adzan dan ikamah berkumandang sebagai berikut.

1. Adzan

Setelah mendengar adzan berkumandang, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa berikut.

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامٌ مَّحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

Allaahumma rabba haadzihid da'watit taammah, wash shalaatil qaa-imah, aati muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab'ats-hu maqaamam mahmuudanilladzii wa'adtah.

Artinya: "Wahai Allah, Tuhan yang menguasai seruan yang sempurna ini dan salat yang sedang didirikan. Berikanlah kepada Muhammad saw karunia dan keutamaan serta kedudukan yang terpuji, yang telah Engkau janjikan untuknya".

2. Ikamah

Setelah mendengar seruan ikamah, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa atau bacaan berikut.

اللهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Allaahuma rabba haadzihiid da'watid taammati, wa shalaatil qaa imati, shalli wassalim 'alaa sayyidinaa muhammadin wa aatihi su'lahu yaumal qiyamah.

Artinya: "Ya Allah Tuhan yang memiliki panggilan yang sempurna, dan memiliki salat yang ditegakkan, curahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad saw, dan berilah atau kabulkan segala permohonannya pada hari kiamat".

Baca juga: Cara Menjawab Adzan bagi Wanita dan Hukumnya dalam Islam

Demikian cara menjawab adzan dalam Arab, latin, dan artinya. Jawaban adzan dan ikamah berupa pujian terhadap kebesaran Allah Swt.(DK)