Cara Menshalatkan Jenazah yang Benar dalam Islam

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menshalatkan jenazah yang benar penting untuk diketahui oleh setiap umat muslim. Shalat jenazah adalah ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap seseorang yang telah meninggal dunia.
Dikutip dari buku Fiqih Islam Lengkap, Moh. Rifai (1978: 103), shalat jenazah adalah ibadah shalat yang dilakukan umat muslim jika ada muslim lainnya yang meninggal dunia. Hukum shalat jenazah adalah fardhu kifayah.
Shalat jenazah memiliki tata cara khusus dan memiliki makna mendalam bagi umat muslim. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang cara menshalatkan jenazah yang benar dalam Islam.
Cara Menshalatkan Jenazah
Seperti ibadah lain, ada tata cara atau pakem yang wajib ditaati ketika melaksanakan shalat jenazah. Shalat ini tidak disertai rukuk, sujud, adzan, maupun iqamah. Tata cara solat jenazah dalam Islam secara berututan adalah sebagai berikut:
Berdiri menghadap kiblat, dengan dipimpin imam di depan. Jika jamaah yang melaksanakan shalat terhitung banyak, maka dapat dijadikan 3 shaf atau lebih.
Berniat dalam hati. Niat juga dapat dilafalkan dengan suara pelan. Bacaan niat dibedakan tergantung jenis kelamin jenazah.
1. Cara Shalat Jenazah Laki-laki
Membaca niat shalat untuk jenazah laki-laki yaitu, “Ushalli 'alaa haadzal mayyiti arba'a takbiiraatin fardhu kifaayati imaaman/ma'muuman lillahi ta'aalaa, Allahu akbar".
Takbiratul ihram pertama, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah.
Takbir kedua, dilanjutkan dengan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW, "Allahumma shalli 'alaa Muhammad".
Takbir ketiga, kemudian membaca doa untuk mayat. "Allahhummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fu anhu"
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat dan kesejahteraan kepadanya, dan maafkanlah dia".
Takbir keempat, dilanjutkan dengan membaca doa terakhir. "Allahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa taftinna ba'dahu waghfirlanaa walahu."
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau halangi pahalanya dan janganlah Engkau meluputkan pahalanya atas kami, dan janganlah Engkau melimpahkan kami fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia."
Salam selayaknya shalat biasa, yakni menghadapkan wajah ke kanan dan ke kiri.
2. Cara Shalat Jenazah Wanita
Membaca niat sholat untuk jenazah wanita yaitu, "Ushalli 'alaa haadzihil mayyitati arba'a takbiiraatiin fardhu kifaayati imaaman/ma'muuman lillahi ta 'aalaa, Allaahu akbar".
Takbiratul ihram pertama, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah.
Takbir kedua, dilanjutkan dengan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW, "Allahumma shalli 'alaa Muhammad".
Takbir ketiga, kemudian membaca doa untuk mayat. "Allahhummaghfir laha warhamha wa'aafiha wa'fu anha".
Takbir keempat, dilanjutkan dengan membaca doa terakhir. "Allahumma laa tahrimnaa ajraha walaa taftinna ba'daha waghfirlanaa walaha."
Salam selayaknya shalat biasa, yakni menghadapkan wajah ke kanan dan ke kiri.
Demikianlah tata cara menshalatkan jenazah yang benar dalam islam. Semoga bermanfaat. (Nunu)
Baca juga: 5 Cara Introspeksi Diri dan Manfaatnya untuk Pengembangan Diri
